Benarkah Makanan Cepat Saji Bisa Meningkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasannya

Benarkah Makanan Cepat Saji Bisa Meningkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasannya Benarkah Makanan Cepat Saji Bisa Meningkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasannya. Foto: Ist

Kandungan nutrisi esensial seperti mineral dan vitamin yang terdapat pada makanan instan jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh untuk bisa menangkal risiko kanker.

"Padahal itu kita butuhkan untuk menjaga sistem imun kita supaya balance, mengurangi risiko kanker. Dengan serat, mineral itu adalah suatu antioksidan yang dibutuhkan untuk memproteksi atau melawan kanker," ujar Prof Pustika.

Dilansir dari Siloam Hospital, makanan berpengawet, tinggi garam, daging merah, gorengan, makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan bisa menjadi sehingga perlu dibatasi.

Prof. Pustika menjelaskan bahwa kanker pada umumnya diturunkan melalui genetik. Namun, gaya hidup dengan konsumsi makanan tidak sehat juga bisa menjadi pemicu kanker secara tidak langsung seperti makanan instan, sinar x dan zat Kimia lainnya.

"Jadi secara tidak langsung hidup yang tidak sehat bisa membuat kanker, dan yang mesti diingat infeksi virus juga bisa mengubah gen, untuk Sebagian kanker itu penyebabnya infeksi virus," jelas Prof. Pustika.

(ans) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mahasiswa Indonesia Bekerja Part Time Sebagai Petani di Jepang, Viral Karena Gajinya, ini Kisahnya':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO