TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) dan BPBD Tuban bersama stakeholder terkait menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran akibat semburan gas di Sumur Sumber 1A Kecamatan Merakurak, Kamis (18/7/2024).
Dalam simulasi itu, PHE TEJ dan BPBD juga melibatkan 138 personel yang terdiri dari Pemerintah Desa Sumber, Pemerintah Desa Sambonggede, Camat Merakurak, Koramil Merakurak, Polsek Merakurak, Puskesmas Merakurak, Polres Tuban, Kodim 0811 Tuban, dan PT Sumber Aneka Gas (SAG).
BACA JUGA:
- Serangan Tawon Vespa Affinis Melonjak di Tuban, Damkar Tangani 240 Kasus hingga April
- Satu dari Dua Nelayan asal Tambakboyo Tuban yang Hilang Selama 4 Hari Ditemukan Meninggal
- Resahkan Warga, Damkar Tuban Evakuasi Ular Piton Sepanjang 3 Meter di Kelurahan Latsari
- Kolaborasi dengan PHE TEJ, PWI Tuban Edukasi Kades tentang Jurnalisme dan Pengembangan Medsos
Pjs Manager TEJR Field, Ari Setiawan, menyatakan dalam simulasi tersebut dibuat seolah-olah terjadi semburan gas dan kebakaran dari pipeline wellhead sumur di Lapangan Sumber 1A.
Sedangkan, kondisi angin mengarah ke pemukiman, sehingga menimbulkan radiasi panas yang meresahkan warga.
Di sisi lain, Tactical Response Team (TRT) tidak dapat mengatasi kebakaran, sehingga memerlukan bantuan Damkar dan BPBD Tuban untuk pemadaman api dan evakuasi warga.
"Alhamdulillah dalam kurun waktu dua jam, kebocoran gas dapat dikendalikan, api berhasil dipadamkan, dan warga berhasil dievakuasi ke tempat evakuasi sementara (TES)," ujar Ari.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




