BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa mendorong para pustakawan untuk terus beradaptasi di era digital di Hari Pustakawan Nasional.
Pasalnya, di era ini sumber informasi tidak hanya diperoleh dari buku fisik semata.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Teapi juga informasi digital seperti e-book, jurnal elektronik, dan berbagai informasi digital lainnya termasuk digital library.
"Di era digital ini, pustakawan tidak hanya mengelola buku fisik, tapi juga membantu menyediakan akses ke berbagai sumber informasi digital lainnya. Apalagi, saat ini banyak perpustakaan yang juga menyediakan informasi secara digital," kata Khofifah di Surabaya, Minggu (7/7/2024).
Hari Pustakawan Nasional diperingati setiap tanggal 7 Juli. Peringatan tahun ini mengusung tema 'Memberdayakan Komunitas Melalui Perpustakaan' yang menyoroti kekuatan transformasional perpustakaan dalam memajukan pendidikan dan pembangunan komunitas.
Khofifah mengatakan, di era digital, pustakawan berperan sebagai fasilitator pembelajaran, membantu pengguna memahami cara mengakses dan menggunakan sumber daya digital dengan efektif.
Mereka juga menjadi katalisator dalam menyediakan, mengelola, dan mengoptimalkan akses terhadap informasi digital bagi masyarakat umum dan komunitas akademik.
Menurutnya, pustakawan memiliki peran penting dalam memfasilitasi akses informasi dan literasi di masyarakat.

Mereka tidak hanya menyediakan akses koleksi buku dan sumber informasi lainnya, tetapi juga membantu pengguna dalam mencari, menilai, dan menggunakan informasi secara efektif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




