Peresmian Sekber Gus Barra, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Orang Miskin di Mojokerto

Peresmian Sekber Gus Barra, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Orang Miskin di Mojokerto Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA saat pidato dalam acara peresmian Sekretariat Bersama Dukung Gus Barra di Jalan Airlangga Mojosari Mojokerto, Ahad (19/5/2024) malam. Foto: bangsaonline

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Para pendukung dan relawan calon bupati Dr Muhammad Al Barra () meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Dukungan di Jalan Airlangga Mojosari , Ahad (19/5/2024) malam.

Hadir dalam acara itu para pimpinan partai politik . Antara lain Ketua PDIP Achmad Anwar, Ketua Golkar Winajat, Ketua Demokrat Haji Sholeh, Ketua Nasdem Suwandi Firdaus dan juga perwakilan pengurus Gerindra, PAN dan partai lain.

Dalam acara yang dimeriahkan penyanyi dangdut koplo M Shodiq atau Cak Shodiq itu hadir semua elemen pendukung dan relawan, seperti relawan Bela Kiai dan Santri (Bekisar) dan lainnya.

Selain itu tentu saja , Muhammad Habibur Rochman (Gus Habib, adik yang lolos sebagai anggota DPR RI) dan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, ayahanda .

Kiai Asep adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet .

Saat menyampaikan sambutan Kiai Asep mengatakan bahwa peresmian Sekber Dukungan ini sangat penting. Karena selain menjadi tempat konsolidasi para pendukung atau relawan, posko juga menjadi tempat penampungan aspirasi masyarakat sehingga tahu keluh kesah rakyat yang akan dipimpinnya.

Karena itu Kiai Asep mengaku akan membuka posko lagi untuk pemenangan .

“Nanti kita buka dua posko lagi,” tegas Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.

Rencananya posko kedua dan ketiga itu di Bangsal dan Dawar Belandong.

“Di utara sungai itu ada relawan yang menyerahkan rumah sangat besar dan luas agar dijadikan posko Mas Barra,” kata Kiai Asep kepada BANGSAONLINE usai memberikan sambutan peresmian Sekber Dukungan di Mojosari itu.

Yang menarik, Kiai Asep sempat memperhatikan para penyanyi atau artis dan qori yang tampil dalam acara peresmian Sekber . Menurut Kiai Asep, mereka punya potensi tapi terlantar.

“Vokal mereka bagus tapi tak ada pembinaan,” kata Kiai Asep.

Cak Shodiq saat tampil dalam acara peresmian Sekretariat Bersama Dukung di Jalan Airlangga Mojosari , Ahad (19/5/2024) malam. Foto: bangsaonline

Kiai Asep juga menyinggung soal olahraga, terutama sepak bola.

“Dulu banyak pemain nasional dari . Tapi sekarang tenggelam. Karena tak ada pembinaan,” kata Kiai Asep.

Begitu juga tentang pendidikan. Menurut Kiai Asep, kualitas pendidikan di masih jauh dari harapan ideal. Padahal, tegas Kiai Asep, sekolah Amanatul Ummah yang dipimpinnya, justeru mempunyai reputasi dan prestasi nomor satu di Indonesia.

Jadi, masih banyak sekali masalah yang harus dibenahi di .

Menurut Kiai Asep, mengemban misi dan cita-cita besar yaitu maju, adil dan makmur. 

“Karena itu dalam pemerintahan nanti tak boleh ada orang miskin di ,” tegas Kiai Asep yang populer sebagai kiai miliarder tapi dermawan.

Kiai Asep juga mengatakan bahwa di tak boleh ada orang sakit tak tertangani atau tak terlayani seperti selama ini. Ia mengaku sedih ketika mendengar informasi bahwa ada warga masyarakat sakit dan ibu hamil mau melahirkan panik karena BPJS-nya tak aktif akibat belum dibayar atau tak dibayar oleh pemerintah.

“Juga tak boleh ada rumah warga tak layak huni,” tegasnya.

Kiai Asep mengaku sudah menyiapkan program pribadi untuk merenovasi rumah-rumah tak layak huni dengan uang pribadi. 

“Bedah rumah itu nanti gak pakai APBN atau APBD,” katanya.

Karena itu Kiai Asep minta kepada para relawan agar benar-benar bekerja keras untuk memenangkan . Sehingga cita-cita besar: maju, adil dan makmur terwujud.

“Ini memang motto Mas Barra,” tegas Kiai Asep. 

Kiai Asep juga mengingatkan Bupati Ikfina Fahmawati yang saat kampanye Pilbub menyatakan hanya akan menjabat satu periode. 

"Bu Ikfina beberapa kali menyatakan di beberapa tempat bahwa ia hanya akan menjabat bupati satu periode karena hanya akan mengantarkan adiknya yaitu Mas Barra sebagai bupati," kata Kiai Asep yang saat itu menganggap Ikfina dan sama-samasebagai anaknya.

Ia berharap Ikfina menepati janjinya dengan meniru langkah politik kerajaan Mapajahit. Yaitu Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi yang hanya mengantarkan putranya, Hayam Wuruk, menjadi raja. 

Menurut Kiai Asep, saat Hayam Wuruk berkuasa inilah kerajaan Majapahit mengalami kejayaan. 

"Dengan dikawal Gajah Mada terwujud nusantara," kata Kiai Asep.

Ia berharap Ikfina mendengar seruan ini. 

"Agar ini menjadi nasehat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO