Senin, 25 Januari 2021 14:04

Cegah Radikalisme, Forpimda Kediri Teken Kesepakatan

Minggu, 02 Agustus 2015 02:04 WIB
Cegah Radikalisme, Forpimda Kediri Teken Kesepakatan
Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama Forpimda dan juga FKUB. (arif kurniawan/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pertengahan bulan Juli 2015 lalu terjadi isu kesalahpahaman terkait bentrokan yang berujung pembakaran dengan menghanguskan rumah, toko dan sebuah masjid di Tolikara Papua. 

Menyikapi kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten Kediri segera mengantisipasi dampak yang bisa ditimbulkan dari kesalahpahaman komunikasi antar umat beragama tersebut. Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar Rapat Koordinasi Kerukunan Antar Umat Beragama Bersama Forkopimda Dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Kediri di Pendopo Kabupaten Kediri.

Rapat koordinasi kerukunan antar umat beragama ini dihadiri oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM, Kapolres Kediri Akhmad Yusep G., SH, S.IK, MH, Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf. Purnomosidi, SIP. yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Suko Edi Winarto. Serta FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat), NU (Nahdlatul Ulama), Muhamadiyah, LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), PHDI (Persatuan Hindu Dharma Indonesia), Bamag (Badan Musyawarah Antar Agama), Paroki dan MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno menjelaskan, di Kabupaten Kediri toleransi umat beragamanya sangat kuat. “Sebagai contoh di Desa Medowo Kecamatan Kandangan, antara Gereja, Masjid dan juga Pura lokasinya sangat berdekatan. Selain itu juga di Kecamatan Ngancar terdapat Masjid yang lokasinya bersebelahan dengan Gereja. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat Kabupaten Kediri sangat mampu menjaga kerukunan antar umat beragama,” ujar dia.

Rapat koordinasi kerukunan antar umat beragama ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai bentuk provokasi yang dapat meresahkan keamanan dan kenyamanan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kediri. Kemudian ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama Forkopimda, Toga, Tomas dan Elemen Masyarakat Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri Akhmad Yusep Gunawan menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Kediri untuk tetap menjaga suasana kerukunan serta tidak mudah terprovokasi yang dapat meresahkan masyarakat sekitar.

“Saya harap masyarakat lebih bijak dalam menanggapi isu-isu yang terjadi. Jangan mudah terpancing akan pernyataan yang memicu terjadinya kerusuhan atas nama agama dan senantiasa menjaga suasana kerukunan umat beragama,” harap dia.

Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Kediri KH. Drs. Sanusi kepada Tim Kominfo mengatakan, bahwa FKUB memiliki Slogan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama. “Yakni Noto Roso (menata perasaan toleransi), Among Karso (menjaga perasaan orang lain), Mijil Tresno (keluar rasa cinta), Urip Guyub Rukun lan Santoso (hidup bersama dengan rukun dan damai sentosa)," ujar Sanusi. (rif)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...