Pendiri RGS Moh Khozin, Ketum Taufiq Muhammad, Penasihat RGS Mayjen TNI Mar (purn) Kasirun Situmorang, dan Mayjen TNI (purn) Rizerius Eko, serta Mistah saat penggalangan dukungan kuli bangunan untuk Prabowo-Gibran. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia berkomitmen untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran pada pesta demokrasi tahun ini. Oleh karena itu, mereka kali ini menggaet dukungan dari komunitas kuli bangunan di wilayah Surabaya bagian selatan.
Dalam agenda tersebut, RGS Indonesia tetap memakai ciri khasnya dengan menyampaikan program dari pasangan nomor urut 2 itu sembari membagi-bagikan kaos bergambar RGS Prabowo-Gibran.
BACA JUGA:
- Dalih Purbaya soal Rupiah Melemah dan Prabowo Bilang Masyarakat Desa Tak Pakai Dollar
- Panen Raya Jagung di Tuban, Presiden Prabowo Puji Inovasi Pangan yang Dilakukan Polri
- Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, YRJI Ajak Masyarakat Dukung Kinerja Presiden Prabowo
- Konferda Projo Jatim Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat dari komunitas kuli bangunan di Surabaya selatan sangat tinggi sekali saat RGS mendatangi mereka untuk mengajak memenangkan Prabowo-Gibran," kata Pendiri RGS Indonesia, Moh Khozin, kepada BANGSAONLINE.com di Gresik, Senin (29/1/2024).
Ia menyampaikan, penggalangan komunitas kuli bangunan yang dipimpin langsung oleh 2 penasihat RGS Mayjen TNI Mar (purn) Kasirun Situmorang, dan Mayjen TNI (purn) Rizerius Eko, serta koordinator lapangan RGS Surabaya, Mistah, mendapatkan sambutan baik.
"RGS memang memiliki ciri khas tersendiri dalam bergerak menggalang dukungan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dengan membagi-bagikan alat peraga kampanye berupa kaos bergambar RGS Prabowo-Gibran dan alat peraga lain," ungkapnya.
"Saya optimis dengan begitu besar respons masyarakat dari berbagai kalangan di Surabaya untuk Prabowo-Gibran. Pasangan calon (paslon) ini akan bisa menang hingga 57 persen di Jawa Timur dan secara nasional menang satu putaran," imbuhnya.
Ia menyatakan, pihaknya bakal terus bergerilya dengan mendatangi rumah warga atau door to door hingga akar rumput dalam rangka memanfaatkan sisa masa kampanye pemilu 2024.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




