Tangkapan layar video pengeroyokan yang terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Tuban, Minggu (21/1/2024).
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum perguruan silat terhadap pasangan remaja yang terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Tuban, Minggu (21/1/2024), viral di media sosial.
Pasalnya, dalam video tersebut terlihat mobil patroli yang hanya melintas, namun tidak berhenti untuk melerai atau membubarkan kerumunan.
BACA JUGA:
- Kasus Showroom Almas Tuban, Pemilik Lama Dilaporkan ke Polisi
- 71 Motor Diamankan, Polres Tuban Perketat Razia Balap Liar hingga Jalur Tikus
- Razia Skala Besar, Polres Tuban Beri Efek Jera Remaja yang Terlibat Balap Liar dengan Dorong Motor
- Polres Tuban Amankan Pelaku Pecabulan Dua Anak di Bawah Umur dengan Modus Minta Sumbangan
Melihat viralnya video tersebut di media sosial dan netizen yang menyalahkan pihak kepolisian, Kapolres Tuban AKBP Suryono memberikan respons.
Ia menegaskan, dalam video tersebut memang mobil patroli nampak melintas. Namun, tidak benar jika mobil polisi hanya lewat. Suryono memastikan mobil patroli berhenti untuk melerai keributan lebih besar yang ada di depannya.
"Jadi kami pastikan, mobil patroli tidak jalan terus. Tapi berhenti di depan dan mengamankan beberapa orang pelaku," terang Suryono saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/1/2024).
Sementara terkait viralnya video tersebut, Kapolres Tuban meminta agar masyarakat tidak terprovokasi. Minimal tidak menyudutkan Polri yang seakan terlihat cuek kepada masyarakat.
"Dalam video itu memang tidak utuh merekam kejadian semuanya di TKP. Jadi kami minta kepada masyarakat agar tidak salah paham," jelas perwira asal Kabupaten Bojonegoro itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




