JEMBER, BANGSAONLINE.com - Guna menekan angka kasus tuberkulosis atau yang lebih dikenal dengan nama TBC, Yasasan Bhanu Yasa Sejahtera bersama KOPI TB dan Dinas Kesahatan Kabupaten Jember menggelar acara bertajuk 'Pernyataan Bersama Penanggulanan TBC', Rabu (13/12/2023).
"Selain TBC, kegiatan ini sekaligus mewujudkan misi eliminasi atau nol kasus TBC pada 2030 mendatang," jelas Kepala Dinas Kesehatan Jember, Hendro Soelistijono.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Hendro sangat mengepresisasi kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok di luar pemerintahan juga sangat peduli dengan kesehatan, khususnya TBC.
"Baguslah, karena ini menandakan masyarakat juga peduli dan membantu pemerintah agar dapat menekan angka TBC itu sendiri," jelasnya.
Ia mengatakan kegiatan ini menjadi aksi bersama dalam menekan angka di Jember. Mengingat, Jember saat ini menjadi daerah dengan kasus TBC tertinggi ketiga di Jawa Timur.
"5.777 estimasi kasus, serta 29.516 suspek kasus (TBC) yang sedang ditangani per 11 Desember 2023. Pemkab sendiri juga sudah melakukan langkah untuk menekan kasus TBC," ungkap Hendro.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




