Prof Nopraenue Sajjarax Dhirathiti dalam pertemuan dengan para santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Pacet Mojokokerto, Rabu (20/9/2023) malam. Foto: bangsaonline
Menurut Fadly Usman, para santri itu bertanya menggunakan bahasa Inggris dengan sangat lancar.
“Karena bahasa Arab dan Inggris merupakan menu wajib di Pesantren Amanatul Ummah,” kata Fadly Usman.
Masih menurut Fadly, para santri sangat antusias bertanya. “Para santri banyak menanyakan program pertukaran pelajar,” katanya.
Bagaimana respon Prof Nopraenue? Menurut Fadly, Nopraenue menawarkan program kerjasama unggulan. Diantaranya Mahidol University International Demonstration School (MUIDS). “Melalui program MUIDS, calon mahasiswa akan tinggal di lingkungan Mahidol University dan berkeliling kampus. Mereka akan mendapat penjelasan yang lebih detail tentang jurusan yang diminati oleh para calon mahasiswa,” kata Fadly dalam rilisnya.
Kedatangan Prof Nopraenue ke Amanatul Ummah ini merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya, seperti diberitakan BANGSAONLINE, Prof Kiai Asep bersama rombongan berkunjung ke Mahidol University di Thailand pada 21 Agustus 2023 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




