Konsep pembangunan Pasar Kolpajung, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan melakukan penyesuaian tarif kios untuk pedagang yang akan menempati Pasar Kolpajung. Kepala Disperindag Pamekasan, Ahmad Basri Yulianto, mengatakan bahwa fasilitas di sana disesuaikan dengan pedagang yang sudah terdata.
"Di Pasar Kolpajung itu ada 4 blok, lantai 1 untuk pedagang basah. Di blok A misalnya untuk kios konfeksi, elektronik dan sebagainya, Artinya perencaan itu sesuai dengan jenis dagang," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/8/2023).
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Untuk pedagang yang dulu menempati kios di depan, ia menegaskan kepada mereka agar tidak berharap untuk menempati bagian tersebut jika pembangunan Pasar Kolpajung sudah selesai. Sebab, pembangunan pasar sudah berubah.
"Jadi gini, pembangunan gedung yang lama itu sudah berubah, misalnya dulu ada bangunan dengan ukuran 4x4 sekarang tidak ada, karena mulai bangunan hingga ukurannya sama semua, hanya dibedakan luasnya," paparnya.
Ahmad mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyesuaian tarif untuk penyewaan kios yang akan ditempati pedagang, dan nantinya akan diundi apabila pembangunan sudah rampung.
"Kami sudah melakukan penyesuaian tarif, jadi sekarang ada perubahan tarif atau harga. Makanya saya sampaikan jika kondisi sebelumnya kios antartoko tidak sama, nantinya akan sama, jadi nanti penyerapan distribusinya yang ukuran 3x3 ada berapa nanti akan disamaratakan, jadi nanti yang ada itu kios dan los, tidak ada toko," ungkapnya.
Disperindag Pamekasan, lanjut Ahmad, telah mengusulkan biaya penyewaan kios naik karena nantinya akan dipengaruhi jam operasional dengan kondisi bangunan yang sudah bagus.
"Jadi kami mengusulkan naik, karena berpengaruhnya pada jam operasional. Kalau selama ini sampai sore, nantinya bisa sampai malam hari," pungkasnya. (dim/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




