Gubernur Khofifah saat memimpin misi dagang Jawa Timur di Bengkulu.
BENGKULU, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah memimpin Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur dengan Pemprov Bengkulu yang digelar di Hotel Grage, Bengkulu, Senin (3/7).
"Sejak dibuka pukul 08.00 WIB sampai ditutup pukul 17.00 WIB, Alhamdulillah transaksi mencapai Rp192.695.000.000,00. Ini sangat menggembirakan. Karena tahun lalu total transaksi pembelian dan penjualan Bengkulu dan Jawa Timur senilai Rp168 miliar selama setahun," ujarnya.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Ia pun menegaskan bahwa transaksi tertinggi dari misi dagang kali ini adalah pakan ikan dan udang.
"Insya Allah dengan pasar yang semakin terkoneksi dan semakin luas maka tenaga kerja juga akan makin banyak yang terserap dan pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi ini akan semakin terus membaik," tuturnya.

Misi Dagang Jatim-Bengkulu ini diikuti oleh 200 pelaku usaha dari kedua provinsi. Kegiatan ini diharapkan menjadi momen bertemunya para trader dan buyer sekaligus sebagai ajang untuk saling menemukenali potensi perdagangan antar dua provinsi.
Khofifah optimis, kerja sama perdagangan ini akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi dua duerah.
"Pertumbuhan ekonomi yang inklusif artinya semakin tumbuh, semakin mensejahterakan masyarakat dan semakin menyerap tenaga kerja," ucapnya.
Selain transaksi dagang dan investasi, lanjut Khofifah, dalam momen ini juga dilakukan perjanjian kerja sama antara kepala OPD Jatim dan Bengkulu, antara BUMD, KADIN serta IWAPI dari kedua provinsi. Hal tersebut merupakan sinergitas dan kolaborasi yang akan menentukan signifikansi dari seluruh usaha yang kita dilakukan.
"Terima kasih semuanya mudah-mudahan kegiatan ini bisa membangun semangat produktivitas diantara kedua provinsi. Mari bangun sinergi dan kolaborasi diantara kedua provinsi ini dengan terus membangun persaudaraan yang memberikan dampak ekonomi signifikan bagi kedua provinsi Bengkulu dan Jawa Timur," paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




