"Saya mengajak provinsi lain untuk memanfaatkan pelabuhan di Jatim sebagai jalur logistiknya. Selain itu, pelabuhan ini diharapkan juga bisa menyokong sektor perdagangan dan pariwisata di Jatim," tuturnya.
Khofifah juga mengharapkan agar pelabuhan di daerah dapat menjadi pendorong ekonomi masyarakat. Salah satu yang difokuskannya adalah Pelabuhan Dungkek di Kabupaten Sumenep.
"Pelabuhan Dungkek ini sebentar lagi akan diresmikan. Jadi saya sangat berharap kehadirannya betul-betul memberi peningkatan signifikan pada perekonomian masyarakat di Sumenep," ujar Khofifah.
Pelabuhan ini diharapkan dapat menjadi alternatif untuk Pelabuhan Kalianget. Sehingga, kegiatan bongkar muat penumpang serta barang di Sumenep dan Madura secara keseluruhan dapat lebih terkendali.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, pembangunan Pelabuhan Dungkek menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan Giliiyang dan Gili Labak. Selain untuk pemaksimalan layanan publik dalam hal logistik dan transportasi, Pelabuhan Dungkek juga berpotensi menjadi pusat pariwisata baru.
"Kami optimis keberadaan Pelabuhan Dungkek bisa mempromosikan kearifan lokal sekitar. Ini unik karena Gili Iyang sendiri merupakan wisata kesehatan, mengingat kadar oksigennya tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. Dibanding daerah lain, kadarnya 20,9% lebih tinggi," terangnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Khofifah menjelaskan bahwa pemerintah senantiasa berusaha memaksimalkan pembangunan. Baik dari segi finansial ataupun sinergitas dengan berbagai pihak terkait.
"Pelabuhan ini memang dibangun dengan Bantuan Keuangan atau BK Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tapi selain itu, kami juga memfasilitasi dengan perbaikan jalan akses dan juga koordinasi dengan para stakeholder. Mudah-mudahan nantinya dapat benar-benar melayani masyarakat secara maksimal," tandasnya.
"Sebagai negara maritim, kita punya tugas atas kemajuan negara ini khususnya yang terkait keberadaan pelabuhan. Mudah-mudahan pelabuhan kita semakin kuat dan manfaat serta perekonomian kita semakin meningkat. Selamat Hari Dermaga Nasional," tutup Khofifah. (dev/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




