Tampak truk bertonase berat melintas di Ruas Jalan Gununggangsir - Cangkringmalang Kecamatan Beji yang notabene kelas II.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Meski setiap tahun dilakukan perawatan oleh Pemkab Pasuruan, Ruas Jalan Gununggangsir - Cangkringmalang Kecamatan Beji hampir setiap tahun mengalami kerusakan.
Penyebabnya selain sering dilalui kendaraan perusahaan dengan tonase besar, juga disebabkan banjir yang kerap menggenangi jalan tersebut.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
Untuk diketahui, Jalan Gununggangsir menuju Cangrkingmalang Kecamatan Beji menjadi akses utama kendaraan besar milik sejumlah perusahaan. Sementara jalan tersebut hanya kelas II, yang seharusnya hanya laik dilalui oleh kendaraan umum ukuran sedang.
"Hampir setiap tahun jalan di sini mengalami kerusakan karena dilalui kendaraan besar. Seharusnya ada pembatasan kendaraan biar jalan tidak cepat rusak," jelas Muhamad Rois, salah satu warga setempat.
Pihaknya berharap dinas bina marga dan bina konstruksi melakukan penanganan serius terhadap ruas jalan tersebut.
Sementara Lutfi, Staf Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan yang menangani perawatan jalan, mengatakan ruas Jalan Gununggangsir - Cangkringmalang rencananya akan dilakukan peninggian.
"Setiap musim penghujan tiba selalu digenangi air. Rencana akan kita lakukan peninggian. Untuk pelaksanaan menunggu hujan reda, material sudah kita siapkan di lokasi," jelasnya. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






