Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat mendampingi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di pinggir sawah Desa Peh Wetan, Kecamatan Papar. Foto: Ist
“Saya berharap 20 juta (batang) membuat Indonesia sesuai perintah bapak presiden kembali menjadi negara nyiur melambai," ungkapnya.
Usai dari Desa Kanyoran, keduanya menuju Pendopo Panjalu Jayati untuk memberikan bantuan lain secara simbolis kepada kelompok tani di Kabupaten Kediri. Bantuan tersebut diantaranya benih kopi 100.000 batang, benih jeruk 5000 batang, satu unit pengolahan hasil kopi, serta 50 ekor kambing.
Sedangkan Untuk alat pendukung pertanian yang juga diberikan yaitu dam, parit, pompa submersible, irigasi tersier, dan jalan usaha tani.
Diakhir kegiatan Mas Dhito bersama Mentan di hari itu, keduanya mengikuti panen raya di Desa Peh Wetan, Kecamatan Papar. Orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini menyebutkan, arahan Mentan akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah hingga desa untuk mengembangkan sektor pertanian.
“Bapak Menteri Pertanian, sudah berkenan hadir seharian di Kabupaten Kediri. Jadi beliau sudah hadir dari tadi di Desa Kanyoran untuk menanam kelapa genjah,” kata Mas Dhito.
Bupati muda berusia 30 tahun itu berharap apa yang telah diberikan Kementerian Pertanian pada masyarakat dapat dimanfaatkan sehingga sektor pertanian di wilayahnya dapat berkembang sebagai penyangga ekonomi.
"Saya berharap petani penerima manfaat dapat menggunakan bantuan yang diberikan secara maksimal dan untuk kepentingan bersama," tuturnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




