Ilustrasi.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - EK (47), seorang janda di Krian, Sidoarjo, mengaku jadi korban penipuan oleh teman pria yang baru dikenalnya lewat aplikasi kencan Tantan.
Teman pria yang diketahui bernama Harsono (57) alias Bonjes tersebut, menipu EK dan membawa lari sepeda motor miliknya.
BACA JUGA:
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Kejari Sidoarjo Diminta Tuntut Maksimal Terdakwa Kasus Penggelapan
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
EK memaparkan bahwa insiden saat ia ditipu tersebut terjadi pada Senin (19/12/2022) siang.
"Jadi kenalnya lewat aplikasi Tantan. Setelah komunikasi beberapa lama, dia menjanjikan ke saya akan dipasangkan kanopi di rumah saya. Alasanya, biar enak ada kanopinya. Terus saya mengiyakan," cetus EK, Rabu (21/12/2022).
Esok harinya, tiba-tiba EK ditelepon oleh pelaku diminta pulang dengan alasan menemui teman pelaku seorang tukang kanopi yang sudah dipesan untuk rumahnya.
"Anehnya pas tukangnya datang ke rumah saya, tukang yang awalnya katanya adalah temannya sendiri, tapi kok nggak kenal sama dia (pelaku). Beberapa menit setelah tukang datang, dia pamit ke saya kalau mau ambil uang untuk bayar kanopi dan minta diantar karena dia alasan ndak bawa sepeda motor," paparnya.
Karena merasa percaya bahwa pelaku akan mengambil uang, akhirnya anak perempuan EK yang mengantar pelaku menggunakan sepeda motor.
"Terus kata anak saya setelah diantar, waktu pas di ruko-ruko dekat Bypass Krian, anak saya disuruh turun. Alasanya, anak saya disuruh nunggu dulu. Karena anak saya ndak ngerti, akhirnya nurut. Nah, di situlah ternyata sepeda motor saya Vario S-8487-NR warna hitam tahun 2018 dibawa kabur sama dia," terangnya.
Tak berselang lama, anak dari EK menelepon sambil menangis. Dari situlah, ia sadar bahwa ia telah ditipu oleh pelaku yang ia kenal dari aplikasi Tantan tersebut.
"Ngakunya orang Gresik, Kebomas. Umur 57, orangnya ke sini pakai kopyah haji. Ciri-cirinya pendek, kecil gitu. Orangnya itu baik pas kenal awal, ndak kurang ajar, ndak pegang saya, dan ndak pernah nyium saya," katanya.
Setelah kejadian penipuan dan motor miliknya dibawa kabur, EK menambahkan bahwa nomor handphone pelaku sudah tidak aktif. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





