Delapan Atlet Difabel Jember yang diberangkatkan pada Keparprov Jatim 2022.
“Kami mengikuti cabor atletik dengan nomor perlombaan lari 100 M, lempar lembing, lempar cakram, tolak peluru, dan lompat jauh,” ungkapnya, yang juga dikonfirmasi via telepon.
Pihaknya menargetkan bisa merai dua medali emas dalam kejuaraan kali ini. Yakni dari nomor perlombaan lompat jauh daksa putra dan lempar cakram netra. Serta 3 perak di nomor perlombaan lari 100 M rungu wicara putra, dan 1 perunggu di nomor perlombaan lari 100 M rungu wicara putri.
“Kami berharap muncul atlet-atlet muda disabilitas daksa, netra, dan intelektual yang lebih banyak. Sebab pada nomor perlombaan dengan kategori disabilitas tersebut terdapat peluang yang menjanjikan,” tuturnya.
Sementara Sekretaris NPCI Jember, Teguh Kasiyanto, menyayangkan pihak Pemkab Jember yang kurang memberi support terhadap mereka, dalam mengikuti bermacam kejuaraan. Pihaknya menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk keberangkatan kali ini bahkan kurang dari sejuta.
"Terpaksa kami membelokkan alokasi anggaran internal kami, demi keberangkatan para atlet," ungkapnya.
Ia berharap ke depan pihak pemkab dapat lebih memberikan perhatian pada atlet Jember, yang turut berjuang mengharumkan nama Jember, khususnya atlet difabe, yang dinaungi oleh NPCI Jember. (yud/bil/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




