Ringkasan Berita
- Kecelakaan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Dungus, Cerme, Gresik pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Dua pengendara mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.
- Lokasi kejadian merupakan jalur rawan kecelakaan atau black spot menurut Kapolsek Cerme. Kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengendara.
- Kecelakaan bermula saat Sri Hartini hendak belok kanan dan telah menyalakan sein, namun ditabrak dari belakang oleh Hendrik Andreansyah yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan terjadi di jalur dari timur ke barat.
- Kendaraan yang terlibat adalah motor Honda DK 5304 DL (Sri Hartini, 37) dan motor Honda W 3534 FX (Hendrik Andreansyah, 24). Kedua kendaraan telah diamankan polisi untuk penyelidikan.
- Polisi telah melaporkan peristiwa ini ke Satlantas Polres Gresik untuk ditindaklanjuti. Penyebab diduga kombinasi kecepatan tinggi dan kurang kewaspadaan di jalur rawan.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Dungus, Kecamatan Cerme, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan dua pengendara mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, mengatakan lokasi kejadian merupakan jalur rawan kecelakaan atau black spot.
“TKP laka lantas tersebut merupakan jalur black spot yang rawan terjadi kecelakaan,” kata AKP Taufan.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni sepeda motor Honda bernopol DK 5304 DL yang dikendarai Sri Hartini (37), warga Desa Wedani, Kecamatan Cerme.
Sementara kendaraan lainnya adalah sepeda motor Honda bernopol W 3534 FX yang dikendarai Hendrik Andreansyah (24), warga Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Kecelakaan bermula saat Sri Hartini melaju dari arah timur ke barat dan hendak berbelok ke kanan.
Namun, dari arah belakang, Hendrik melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sepeda motor yang dikendarai Sri Hartini.
“Saudari Sri Hartini sudah menyalakan sein kanan saat akan belok, namun Saudara Hendrik melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Taufan menambahkan kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengendara saat melintas di jalan raya.
Polisi telah mengamankan kedua kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kedua kendaraan diamankan dan peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Satlantas Polres Gresik untuk ditindaklanjuti,” tandasnya. (van)










