Kepala Disparbud Trenggalek, Sunyoto (tengah), saat memberi sambutan. Foto: HERMAN SUBAGYO/BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pengembangan Desa Wisata di Trenggalek terus dilakukan oleh dinas terkait dalam rangka mewujudkan program Sadewa (seratus desa wisata). Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar FGD (focus group discussion), Rabu (23/11/2022).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Sunyoto, mengatakan bahwa agenda tersebut merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian kegiatan pengembangan dan pendampingan desa wisata tahun ini.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Hotel Prigi Merugi Rp200 Juta Tiap Tahun, DPRD Trenggalek Sarankan Diserahkan ke Pihak Ketiga
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
- Sekretariat DPRD Trenggalek Gelar MCU Bagi Seluruh Anggota Dewan
Ia menyebut, para peserta FGD telah mendapat sejumlah materi tentang pengembangan Desa wisata, di antaranya sosialisasi pengembangan Desa Wisata, materi cara membuat profil desa, identifikasi potensi wisata di setiap desa, dan perencanaan pengembangan Desa Wisata.
“Hari ini coba kita lihat, seperti apa hasilnya itu,” kata Sunyoto usai memberi sambutan dalam FGD yang digelar pihaknya.

Para peserta FGD juga menerima materi tentang cara membuat paket wisata sekaligus menentukan harga. Ia menuturkan, pendampingan terhadap para pelaku Desa Wisata tidak cukup sampai di sini, tahun depan Disparbud Trenggalek akan terus melakukan pendampingan.
“Kita akan lihat, kita akan evaluasi, harapannya tahun depan mereka sudah bisa berjalan,” tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya






