"Training cek fakta untuk radio ini merupakan salah satu upaya untuk memerangi hoaks dalam bentuk audio. Pada materi ini pegiat konten audio/radio akan mendapatkan materi khusus mengenai debunking audio," paparnya.
Danu menyebut, training cek fakta ini menjadi hajatan AJI Indonesia bekerja sama dengan Google News Initiative yang berlangsung di 10 kota di Indonesia. Salah satunya di Kota Kediri, Jawa Timur.
"AJI terus berupaya meningkatkan pemahaman tentang literasi digital, tools untuk memeriksa fakta konten visual maupun audio. Pada training ini, peserta diharapkan dapat mengasah keterampilannya dalam mengenali informasi digital, mis-disinformasi, pengetahuan terkait keamanan digital dan debunking audio," tuturnya.
Ia berharap, training cek faka ini bisa menjadi sarana bagi jurnalis radio untuk berdiskusi mengenai berbagai perkembangan mis-disinformasi. Manfaat lainnya adalah untuk mendorong jurnalis radio agar memproduksi konten debunking audio ataupun konten cek faktanya di newsroom-nya, serta memberikan pemahaman terkait keamanan digital.
"Setelah training, nantinya peserta diminta membuat proposal dan akan dipilih 2 proposal terbaik yang akan mendapatkan bea siswa dengan total nilai Rp18 juta," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




