Komunitas Gojek Mojokerto Bersatu saat memberi dukungan kepada Polri.
Sehingga, kata Hendri, pihaknya harus bersinergi dengan pihak kepolisian khususnya pada kejadian kecelakaan lalu lintas. Selain itu, di beberapa kopdar komunitas ojol juga sering mengundang narasumber dari Binmas Polres untuk memberikan arahan kepada para pengemudi.
"Teman-teman di Kota Mojokerto ada yang dilibatkan dalam PSC 119 sebagai penanggulangan kegawatdaruratan yang salah satunya adalah kejadian kecelakaan lalu litas, sehingga kita sering berkomunikasi dengan pihak kepolisian. Beberapa komunitas ojol pada saat kopdar juga sering mengundang Sat Binmas untuk memberikan arahan kepada para driver," paparnya.
Hendrik mengapresiasi langkah Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, dengan menindak tegas para oknum yang melakukan pelanggaran mulai dari bawah sampai dengan tingkat jendral. Ia berharap, apa yang dilakukan oleh Kapolri bisa ditiru oleh Kapolres Mojokerto Kota sehingga apa yang terjadi di daerah lain tidak terjadi di Kota Onde-Onde.
"Saya mengacungi jempol buat bapak Kapolri yang berani menindak oknum Polisi setingkat jendral dan berharap kepada bapak Kapolres Mojokerto kota agar bisa meniru jejak dari Kapolri, sehingga Polisi yang sudah baik tidak menjadi imbas perilaku oknum yang mencoreng institusi Polri," pungkasnya.
Komunitas pengemudi Ojol di Kota Mojokerto menyatakan dukungannya dan masih membutuhkan kinerja Korps Bhayangkara sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena, jika tanpa polisi maka keamanan di negara ini tidak akan terjamin. (ana/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




