Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat menyambangi sebuah stan UMKM yang sedang mengikuti pameran.Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pawyatan Daha Kediri, Sri Utami Hanggondosari, memprediksi ekonomi di Kabupaten Kediri tetap stabil walau harga BBM meningkat. Pengamat ekonomi itu menyebut, faktor yang berpengaruh besar terhadap kestabilan ekonomi di Kabupaten Kediri adalah kebijakan penyaluran subsidi dan kuatnya UMKM yang dibangun Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Ia menilai, pondasi UMKM di Bumi Panjalu cukup kuat. Sehingga, perputaran ekonomi tetap terjaga yang kemudian akan berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
- Antisipasi Kepadatan Kaliombo, Dishub Kota Kediri Siagakan Petugas dan Pantau Arus Lalin Lewat ATCS
“Di Kabupaten Kediri ini tidak terlalu berdampak secara fluktuasi seperti di daerah lain. Karena perekonomian rakyat sudah cukup kuat melalui UMKM,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/9/2022).
Menurut dia, kekuatan UKM dapat dilihat dari bagaimana bupati terjun langsung mengawal kemajuan UMKM di Kabupaten Kediri. Kemudian terbentuknya sentra dan garasi UMKM yang telah dibangun dianggap dapat memperkuat sektor UMKM.
Dengan demikian, imbas dari kenaikan harga BBM tidak terlalu signifikan terhadap perekonomian di Kabupaten Kediri meski harga bahan pokok juga terkerek. Ia menambahkan, kebijakan yang diambil bupati dengan memberikan subsidi terhadap transportasi pengangkut bahan pokok serta BLT yang akan diberikan kepada 91 ribu penerima manfaat dirasa tepat sasaran.
“BLT ini lebih tepat sasaran. Efektif dan efisien karena langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Kadiri, Bothy Dewandaru, juga menyoroti kebijakan yang diambil bupati karena berhadapan dengan tantangan kestabilan ekonomi. Meski begitu, Dhito tetap dipercaya dapat menjaga kondisi ekonomi di Kabupaten Kediri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




