Suasana ruang guru yang ambruk di SDN 1 Gempol, Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan tengah memprioritaskan perbaikan sekolah negeri di wilayahnya yang rusak lantaran sudah lama tidak tersentuh rehab.
Upaya pendataan di lapangan sudah dilakukan petugas untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan agar tidak mengganggu proses belajar anak didik.
BACA JUGA:
- Aksi Pencurian di Pasuruan Gagal, Pelaku Tinggalkan Motor Curiannya
- Mahasiswi Kehilangan HP Saat May Day 2026 di Pasuruan
- Hadapi Era Digital, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Tekankan Peran Orang Tua Cegah Perkawinan Anak
- Pelapor Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kabupaten Pasuruan Serahkan Dokumen Tambahan ke Kejaksaan
Namun, Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan, Hasbullah, tidak menjamin semuanya bisa tertangani. Sebab, anggaran yang dimiliki tidak bisa mencakup seluruhnya.
”Data lembaga sekolah yang rusak parah di Kabupaten Pasuruan cukup banyak, kita berkoordinasi dengan dewan untuk ikut memikirkannya, agar proses balajar anak didik tidak terganggu,“ ujarnya saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Jumat (22/7/2022).
Ia mengatakan bahwa komunikasi dengan dewan dilakukan untuk menyinkronkan beberapa usulan yang telah diungkapkan. Seperti ruang guru di SDN 1 Gempol yang ambruk dua tahun silam, tapi sampai sekarang belum bisa dibenahi lantaran anggaran tidak ada.
“Ruang guru SDN 1 Gempol yang ambruk masuk prioritas, dinas mengupayakan tahun depan harus dibenahi,” pungkasnya. (bib/par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




