Budhi Julianto, Korlap Pemeriksaan Dishub Pasuruan, saat memimpin inspeksi keselamatan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Demi meminimalisir risiko laka di musim liburan sekolah, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi keselamatan alias ramp check, Jumat (24/6/2022). Inspeksi dilakukan di area transit Wisata Religi Masjid Cheng Hoo.
Namun, sejumlah driver kendaraan wisata banyak yang menghindari inspeksi tersebut. Mereka sembunyi dari petugas, meski penumpangnya sudah masuk bus semua.
BACA JUGA:
- Satlantas Polres Sumenep Lakukan Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Arya Wiraraja
- Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Lamongan Gelar Ramp Check dan Tes Urine Kru Bus
- Dishub Kota Kediri Gelar Ramp Check di Terminal Tamanan Jelang Nataru 2026
- Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Sumenep Gelar Ramp Check Bus di Terminal Arya Wiraraja
Hal itu diakui Vendra, salah satu driver bus wisata asal Kesambi, Porong, Sidoarjo. Ia mengatakan, perjalanan wisatawan banyak yang terpotong hingga satu jam gegara drivernya ketakutan diperiksa kelengkapannya.
"Teman saya singitan semua, Mas. Takut diperiksa. Kalau saya malah senang diperiksa agar tahu kekurangan yang ada di kendaraan kami," ujarnya saat ditemui HARIAN BANGSA di lokasi Parkir Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Pasuruan, Jumat (24/06/2022).
Sementara Budhi Julianto, Korlap Pemeriksaan Dishub Pasuruan, mengatakan pihaknya mendapati banyak temuan dalam inspeksi kendaraan bus parwisata kali ini. Baik saat pemeriksaan fisik bus maupun administrasi.
"Barusan ini ada temuan ban belakang bus pakai vulkanisir. Kami suruh buat pernyataan. Kalau tidak, nanti laporan ini saya bawa ke dirjen," tegasnya.






