Bupati Hendy Siswanto saat memberikan keterangan di Jember Sport Garden, Selasa (14/6/2022).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Gebyar semarak Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-7 tahun 2022 semakin dekat. Sesuai jadwal, tanggal 17 Juni mendatang akan dipertandingkan eksibisi cabang olahraga (cabor) sepak bola.
Sebagai tuan rumah, Jember Sport Garden (JSG) diprediksi akan dipadati penonton. Dimulainya cabor sepak bola diharapkan dapat membawa ledakan ekonomi bagi masyarakat Jember.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan telah menggratiskan semua tiket laga di ajang Porprov Jatim. Ia berharap segenap masyarakat dapat merasakan atmosfer positif dalam pesta olahraga ini.
"Ayo semua datang melihat, karena ini semua gratis. Tidak ada yang bayar. Kesempatan kebahagiaan kita," ujarnya.
Hendy bahkan menggaet sebanyak-banyaknya pelaku usaha (UMKM) agar membuka lapak selama agenda porprov tersebut. Sehingga perputaran ekonomi bagi masyarakat Jember semakin meningkat.
Hendy meyakini ledakan ekonomi dampak porprov bakal dirasakan secara langsung dirasakan oleh pelaku UMKM. Dalam hitungannya, aktivitas jual beli akan meningkat drastis.
"Ini bukan hal sepele. Di seluruh Kabupaten Jember, (sebagai contoh) yang ikut lebih dari 2.000 pesenam. Setiap Jumat ada transaksi keuangan, meski harganya hanya Rp2 ribu. Saya ajak Anda berpikir sederhana, tidak usah macam-macam," tuturnya.
Ia berharap, semarak porprov juga digemakan oleh pewarta, sehingga kabar bisa tersebar semakin luas dan dapat mengundang banyak orang. Sehingga geliat ekonomi di Jember akan lebih tinggi.
"Silakan disiarkan sebanyak-banyaknya untuk Jawa Timur, nasional, dan internasional. Kita tidak akan hebat, tidak akan dilihat dunia, jika jurnalis tidur saja di rumah atau memberitakan hal lain," pungkasnya. (yud/bil/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






