Hariyono tengah diapit oleh banser PCNU Bangil lainya.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka meningkatkan wawasan anggotanya, Satkorwil Banser Jawa Timur menggelar susbalan (kursus banser lanjutan). Kegiatan itu diikuti 250 personel banser dari berbagai daerah di Indonesia.
"Susbalan ini tidak hanya orang Jawa Timur, tapi dari Jakarta juga ada," kata Satkorcab Banser PCNU Bangil, Hariyono di Wonokoyo, Beji, Pasuruan, Sabtu (28/05/2022).
BACA JUGA:
- Kiai Asep Berharap Indonesia Keluar dari BoP, Ketua PWNU Jabar: Kiai Asep Dibutuhkan NU
- Lagi, 4.000 Warga NU Doakan Iran, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Penjajahan di Dunia
- Rakernas Pergunu dan JKSN 2026 Ditutup di Mojokerto, Tegaskan Komitmen Wujudkan Indonesia Maju
- Ungkap Resolusi Jihad, Menko Polkam Djamari Sebut Jasa Ulama NU Besar dalam Pertahankan Kemerdekaan
Menurutnya, susbalan merupakan sarana administrasi peningkatan jenjang di organisasi banser. Diawali dari diklatsar (pendidikan latihan dasar), kemudian susbalan, lanjut ke diklatsus (pendidikan latihan khusus) dan puncaknya tingkat susbanpim (kursus banser pimpinan).
"Jadi banser itu tidak hanya sebagai benteng ulama, tetapi wawasan kebangsaan yang luas untuk menjawab argumentasi dari kelompok yang anti pancasila dan perongrong NKRI," cetus pria yang menjabat sebagai Kades Oro-Oro Ombo Kulon ini. (afa/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




