Sebuah kendaraan berat tampak masih melewati Jalan Moch. Yamin, Jember. Tampak rambu larangan melewati Jl. Moch. Yamin bagi kendaraan bertonase besar (foto kanan).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kualitas pengerjaan proyek perbaikan Jalan Moch. Yamin, Kabupaten Jember, tampaknya bakal tak maksimal. Pasalnya, kendaraan berat masih lalu lalang di jalan tersebut. Hal tersebut akan berdampak pada ketahanan aspal yang sedang digarap.
Apalagi per hari ini (Jumat, 29/4/2022) progres pengerjaan Jalan Moch. Yamin masih pada angka 30 persen dari total jarak ±2 km panjang garapan.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Agus Wijaya menyayangkan banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalan tersebut.
"Harusnya tidak boleh melalui jalur tersebut. Namun pada kenyataan di lapangan, masih banyak kendaraan dengan ukuran dan muatan yang besar," ujar Agus.
Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu dishub telah menggelar rapat koordinasi dengan warga serta perwakilan gudang yang ada di sepanjang Jalan Moch. Yamin. Rapat itu menyepakati larangan kendaraan berat untuk melintas ke Jalan Moch. Yamin dengan memasang portal.
Kendati demikian, belum ada kepastian atas hasil kesepakatan tersebut. Justru, saat ini mulai muncul kubangan jalan baru, terutama di depan gudang yang menggunakan kendaraan kelas berat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




