Ida Bagus Nugroho, SH, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur. foto: istimewa
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Ida Bagus Nugroho meminta Gubernur Khofifah Indar Parawansa segera merealisasikan janji bonus untuk atlet Jatim. Terutama bagi atlet yang menyumbangkan medali dalam pelaksanaan PON XX di Papua 2021 silam.
Desakan itu diberikan karena dirinya mendapat kabar sampai saat ini Pemprov Jatim belum memberikan bonus kepada para atlet Jatim peraih medali.
BACA JUGA:
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
"Ini sangat kita sayangkan. Mereka yang berjuang untuk nama Jatim di ajang olah raga nasional. Apalagi Gubernur telah menjanjikan. Ternyata sampai saat ini belum mendapatkan bonus," ujar Ida Bagus, Jumat (11/2/2022).
Menurut Bagus, keterlambatan pemberian bonus itu akan membuat atlet kecewa. Mereka rela berjuang untuk nama Jatim, namun Pemprov Jatim seolah mengabaikan keberadaan atlet.
Bagus khawatir preseden itu akan membawa dampak yang kurang bagus bagi atlet ke depan. Mereka akan menilai tidak ada kepedulian dari Pemprov atas jerih payah dan usaha yang telah dilakukan untuk membawa nama Jatim dalam ajang olah raga nasional.
"Mereka (atlet) bisa ramai-ramai meninggalkan Jatim, atau tidak mau membela nama Jatim," jelasnya.






