Direktorat Pengembangan Destinasi 1 Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf, Fatma Indah Murdiyati, saat memberi keterangan kepada wartawan di area Terminal SLG. foto: ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022, Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggenjot vaksinasi Covid-19 di titik-titik yang menjadi daya tarik keramaian warga.
Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola di Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.
BACA JUGA:
- Upah Rp70-90 Ribu, Penambang Pasir Brantas Kediri Tetap Bertahan
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
Kegiatan vaksinasi yang digelar di Terminal SLG selama dua hari pada Sabtu sampai Minggu (18-19/12) itu dibuka untuk umum bagi seluruh kalangan usia dengan jatah 1.000 dosis. Vaksin yang disuntikkan adalah Sinovac, AstraZeneca, dan Pfizer.
Direktorat Pengembangan Destinasi 1 Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf, Fatma Indah Murdiyati, menjelaskan program yang dijalankan itu dilakukan dalam rangka mencapai herd immunity.
Sebagaimana diketahui, herd immunity merupakan konsep yang digunakan untuk imunisasi, di mana suatu populasi dapat terlindung dari virus tertentu jika suatu ambang cakupan imunisasi tertentu tercapai.
“Ini sebetulnya program sudah mulai dari Jawa Barat sampai berlanjut Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan nanti berakhir di NTB,” tutur Indah
Apabila target herd immunity tercapai, ke depan diharapkan kegiatan pariwisata yang ada di daerah-daerah, terutama di Kabupaten Kediri, dapat kembali normal. Sebab diakui, situasi pandemi sangat berpengaruh besar di bidang pariwisata.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




