Petugas saat memperagakan pengamanan terhadap narapidana yang memberontak.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kanwil Kemenkumham Jatim terus melakukan peningkatan kualitas SDM jajarannya. Termasuk di lapas/rutan. Untuk mengantisipasi kerusuhan, para petugas di Lapas Surabaya dibekali petugas kecakapan menghadapi situasi darurat, Jumat (1/10).
Pembekalan kemampuan petugas itu dilakukan dalam rangkaian Pelatihan Elemen Inti Standar Pengamanan dan Tim Tanggap Darurat. Kegiatan yang bekerja sama dengan International Criminal Investigative Training (Icitap) itu mengajarkan materi teknis. Yaitu dengan simulasi kerusuhan.
BACA JUGA:
- Rutan Surabaya Razia Blok Hunian, Libatkan TNI-Polri Cari Barang Terlarang
- Lahan Tidur Lapas Porong Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana Tuai Apresiasi DPR RI
- Safari Ramadhan, Lapas Kelas I Surabaya Bagikan Bantuan untuk Warga Sekitar
- Lapas Porong Raih Penghargaan Bareskrim atas Dukungan Ungkap Kasus Narkoba
Simulasi ini melibatkan tujuh orang peserta setiap sesi. Dengan rincian enam orang sebagai petugas dan satu orang sebagai warga binaan. Nampak semua peserta sangat antusias.

“Simulasi ini dilakukan semirip mungkin seperti di dalam kamar hunian ketika hendak memindahkan warga binaan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono.
Semua petugas yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat (TTD) mengikuti simulasi dengan mengenakan pakaian Penanggulangan Huru-Hara (PHH). Lengkap dengan tongkat, tameng, dan borgol. Instruktur dari Icitap Mr. Joe sebagai partner TTD bersama dua orang petugas Lapas Nusa Kambangan memimpin jalannya kegiatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




