Wali Kota Eri mendatangi rumah Mahrus untuk memberikan prosthetic leg (kaki palsu).
Setelah sekitar 20 menit berada di rumah Mahrus, ia dan jajarannya langsung menuju lokasi kedua, yakni rumah Abdul Mannan. Di sana Eri dan Tim Dinkes Surabaya juga melakukan hal serupa seperti yang diberikan pada Mahrus sebelumnya.
"Terima kasih Pak Wali Kota, alat ini akan sangat membantu saya dalam beraktivitas untuk hari-hari ke depan," ucap Mannan.
Kepala Dinkes Surabaya, Febria menceritakan bahwa pemberian kaki palsu itu sudah melewati proses pemeriksaan dan percobaan pada pasien sehingga benar-benar sesuai ukuran dan nyaman digunakan,
"Setelah dipasang, nanti tiap dua minggu sekali petugas akan melakukan kontrol. Lalu untuk jadwal pemeriksaan dokter ortopedi akan dilakukan pada bulan pertama dan ketiga pemakaian," ujarnya.
Ia pun menjelaskan bahwa siapapun warga Surabaya yang mengalami keterbatasan tersebut, dapat langsung bersurat pada Pemkot Surabaya, Dinkes ataupun ditujukan kepada wali kota. Nanti akan diproses dan diberikan gratis tanpa dipungut biaya. (dra/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




