Wali Kota Eri mendatangi rumah Mahrus untuk memberikan prosthetic leg (kaki palsu).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ternyata di Surabaya masih ada kaum difabel yang hidup berdampingan dengan warga umum. Namun, selayaknya mereka mendapat perhatian lebih. Kepedulian warga sekitar maupun keluarga secara tak langsung bisa menjadi penyemangat bagi mereka.
Kepedulian terhadap kaum difabel itu juga datang dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ia bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita mendatangi dua rumah warga difabel untuk memberikan prosthetic leg (kaki palsu), Senin (2/8/21).
BACA JUGA:
- Hapus Stigma Kapitalis, Eri Cahyadi Puji Kemandirian Kampung Pancasila Banjarsugihan
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
Mereka adalah Mahrus asal Karang Tembok 2/7, RT 8 RW 3 Kelurahan Pegirian. Mahrus adalah anggota karang taruna yang mengalami kecelakaan sejak Sekolah Dasar (SD). Sedangkan yang kedua bernama Abdul Mannan warga asal Wonokusumo Jaya Gang 5 yang juga mengalami kecelakaan.
Eri langsung menyerahkan kaki palsu itu untuk Mahrus agar segera dipakai dan bisa beraktivitas seperti biasanya. "Ini ada tim dari dinkes yang membantu memasang kaki palsunya untuk Mahrus. Dijaga baik-baik dan semoga bermanfaat," tutur Eri di kediaman Mahrus.

(Petugas Dinkes Surabaya memasangkan kaki palsu ke Abdul Mannan)






