Kejari Trenggalek saat menggelar konferensi pers memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Hari Bhakti Adyaksa ke-61 diperingati Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek dengan membeberkan sejumlah capaian kinerja di tahun 2021.
Kepala Kejari Trenggalek Darfiah, S.H. mengawali paparan capaian kinerja Kejari Trenggalek dari Bidang Intelijen.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
- Sekretariat DPRD Trenggalek Gelar MCU Bagi Seluruh Anggota Dewan
- Tingkatkan PAD, Komisi IV DPRD Kabupaten Usul Event Alun-Alun Trenggalek Digeser ke GOR Gajah Putih
"Dari Bidang Intelijen di antaranya digelar kegiatan JMS (Jaksa Masuk Sekolah), Jaksa Menyapa, serta penerangan hukum dan penyuluhan hukum," kata Darfiah dalam jumpa pers di lantai dua gedung Kejaksaan Negeri Trenggalek, Kamis (22/7).
Untuk Bidang Pidum, terdapat 142 perkara pidana umum. Sementara untuk penuntutan 114, upaya hukum 2, dan perkara yang sudah dieksekusi total mencapai 127 perkara.
Kemudian capaian kinerja Bidang Pidsus meliputi penyelidikan terhadap 3 dugaan tindak pidana korupsi. Yakni dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan program jambanisasi tahun 2018 dan APBDes tahun 2019 di Desa Ngulan Wetan, Kecamatan Pogalan.
Selanjutnya dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang dilakukan oleh 12 anggota DPRD Trenggalek berupa pemotongan (fee) dana bantuan pembangunan masjid sebesar 30 hingga 40 persen.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




