Soal Hasil Swab PCR Salah, DPRD Pasuruan Minta RSUD Bangil Segera Minta Maaf Secara Terbuka

Soal Hasil Swab PCR Salah, DPRD Pasuruan Minta RSUD Bangil Segera Minta Maaf Secara Terbuka M. Zaini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kasus hasil swab ganda yang dikeluarkan RSUD Bangil kepada salah satu pasien yakni Hj. Syarifah Torayyah (54), warga Kiduldalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mendapat perhatian dari kalangan parlemen di Gedung Raci.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini meminta rumah sakit plat merah tersebut untuk berhati-hati dan teliti dalam melakukan swab. Dirinya menyayangkan insiden kesalahan hasil swab tersebut. Mengingat dampak psikologis yang dirasakan cukup besar bagi keluarga di masa pandemi sekarang ini

“Hasil swab berkaitan dengan kasus kesehatan yang sangat sensitif. Jadi, Komisi IV DPRD meminta RSUD Bangil lebih teliti dan berhati-hati dalam melakukan pemeriksaan maupun mengeluarkan hasil tes,” tutur politikus PKS ini saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.

Ia memandang kesalahan human errors di RSUD Bangil tersebut tidak boleh sepenuhnya dilimpahkan kepada tim medis/swaber. Hal itu lantaran saat ini tugas mereka cukup berat. Apalagi saat ini kasus Covid-19 meningkat.

Ia menyarankan agar RSUD Bangil menambah tenaga medis/swaber yang bertugas. Selain itu, Zaini juga meminta proses verifikasi dilakukan berjenjang sebelum data yang dihasilkan disampaikan ke publik atau pasien.

Simak berita selengkapnya ...