Kamis, 29 Juli 2021 08:29

Manfaatkan Lahan Sempit Bertanam Hidroponik, Bupati Gus Yani Apresiasi Kampung Kreasi Sidokumpul

Rabu, 02 Juni 2021 15:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Manfaatkan Lahan Sempit Bertanam Hidroponik, Bupati Gus Yani Apresiasi Kampung Kreasi Sidokumpul
Bupati Gus Yani (tengah) menunjukkan hasil tanaman hidroponik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) me-launching Kampung Kreasi dan Ngopi Bayar Pakai Sampah di Jalan Kramatlangon Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Selasa (2/6/2021)

Orang nomor satu di Pemkab Gresik ini merasa bangga dengan kreativitas warga di sana yang menawan dengan mewujudkan tanaman hidroponik di lahan-lahan depan rumah yang sempit. Sehingga, terlihat asri dan hijau.

"Cerdas dan penuh inovasi warganya," ungkap Bupati Gus Yani saat meninjau tanaman hidroponik warga hasil binaan Pertamina Lubricans dan DLH Gresik.

Menurut Bupati, dibutuhkan waktu panjang untuk terwujudnya harmonisasi antara pemerintah, karang taruna, dan perusahaan. Kampung kreasi tersebut sendiri dirintis sejak 2019. "Sehingga, kampung yang sempit dan hanya bisa dilewati sepeda motor itu saat ini terlihat hijau terlihat asri," ungkap Bupati sambil menunjukkan sayuran yang habis dipanen dari budi daya hidroponik.

BACA JUGA : 

Kapolda Jatim dan Pangdam Cek PPKM Level IV di Gresik

AKD dan Forkopimcam Manyar Door to Door ke Perusahaan Cari Tabung Untuk Bantu Warga Terpapar Covid

Jelang Masuki Masa Pensiun, Kadinsos Gresik Maksimalkan Penuntasan Tugas Pelayanan Masyarakat

Percepat Herd Immunity, Bupati Gus Yani Latih 140 Nakes Hingga Siapkan Tempat Wisata untuk Vaksinasi

Dikatakan bupati, di Kampung Kreasi tersebut setiap rumah terlihat hijau karena terdapat tanaman hidroponik. Didukung oleh cat tembok rumah warga yang warna-warni.

"Untuk jenis tanaman beraneka macam. Ada kangkung, brokoli dan sawi. Tanaman terlihat segar. Sehingga menjadi kampung wisata yang instagramable. Juga ada buah melon dan timun mas yang sudah berbuah," ungkap mantan Ketua DPRD Gresik periode 2019-2024 ini.

Bupati berharap tanaman hidroponik semakin dikembangkan. Mulai tanaman sayuran dan buah-buahan seperti timun emas dan melon. Dia meminta Karang Taruna Kampung Kreasi mengembangkan inovasi ini di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik, sehingga hasil tanaman hidroponik bisa semakin banyak.

"Tanaman timun mas dan melon kita coba di OPD. Kalo panen bersama bisa satu truk lebih. Juga, tanaman hidroonik bisa dibuat di pendopo," katanya.

Bupati optimis penghijauan metode hidroponik ini bisa berhasil. Sehingga bisa menjawab kebutuhan Kota Gresik yang dikenal sebagai Kota Industri, akan banyaknya penghijauan lantaran banyaknya polusi.

Pada kesempatan ini Gus Yani juga menyempatkan berdialog dengan warga Kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Menurunya, indutrialisasi di Kota Gresik yang menyebabkan cuaca panas dan polusi harus dijawab dengan prestasi.

"Kita punya inovasi, teknologi berkembang. Di lahan sempit tetap bisa kita menanam. Bukan kaleng-kaleng lagi. Saya berharap tidak hanya di sini saja. Saya tidak malu untuk mencontoh inovasi baik," pungkasnya.

Hadir juga dalan kegiatan tersebut, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Wiwin Arodawanti, Pj. Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, perwakilan Kodim 0817 Gresik, dan PT Pertamina Lubricans, serta Kepala DLH Gresik, Mokh Najikh. (hud/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...