Kamis, 29 Juli 2021 09:00

Tergiur Wanita Lain, Kades di Jember Pilih Nikah Siri, Istri Sah Dipulangkan ke Rumah Mertua

Senin, 31 Mei 2021 18:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Tergiur Wanita Lain, Kades di Jember Pilih Nikah Siri, Istri Sah Dipulangkan ke Rumah Mertua
Rosalia Prapti Nugraha (kiri) bersama ibundanya.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sofyan Hadi Candra Yakub, Kepala Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung diduga memiliki istri simpanan. Hal tersebut diduga kuat oleh sang istri Rosalia Prapti Nugraha (24), setelah dirinya merasa ditelantarkan.

"Saya sendiri istri ketiga, yang pertama cerai dan kedua meninggal. Dan saya istri yang ketiga," kata Rosalia saat ditemui wartawan di rumah orang tuanya di Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Sabtu (29/5) kemarin.

Rosalia menceritakan, pernikahan dirinya dengan Sofyan Yopi berlangsung di rumahnya tanggal 3 Desember 2020 dan tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kaliwates.

Setelah menikah, Rosalia diboyong ke rumah Sofyan alias Yopi di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung. Namun, setelah pernikahan kurang lebih satu bulan, mulai muncul persoalan rumah tangga dengan kepala desa tersebut.

BACA JUGA : 

Rapat Bahas Sektor Pertanian Bareng Mentan, Bupati Jember Paparkan Potensi Tembakau dan Kopi Robusta

7 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor PN Jember Lockdown

Pasca-insiden Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Silo, Warga yang Terlibat Akan Di-tracing

Gagal Gelar Demo Protes Kebijakan PPKM, BEM Unmuh Jember Pilih Baksos di Sekitar Gedung Dewan

"Pada tanggal 6 Januari 2021, saya dipulangkan ke sini (rumah orang tua) dinaikkan Grab (ojek online) dengan alasan, dia ingin menenangkan diri," jelasnya.

"Informasi yang saya terima, dia (kades) sudah menikah lagi dengan Meilisa, dan sudah ada di sana (rumahnya). Sedangkan sama saya belum cerai sah, dan sama Meilisa masih nikah siri," ungkapnya.

Bahkan, kata Rosalia, kepada warga sekitar rumahnya, kades tersebut telah mengaku cerai dengan dirinya dan sudah sah di Pengadilan Agama Jember. "Ternyata, setelah saya cek di pengadilan agama belum ada sama sekali," katanya.

Karena itu, Rosalia merasa status dirinya digantung lantaran belum ada kejelasan. Apalagi, kata dia, belum ada itikad baik dari keluarga Kades Sofyan.

"Saya tidak minta apa-apa, saya cuma minta hak dan keadilan, kebebasan saya. Karena saya ditelantarkan. Bisa dibilang, karena adanya orang ketiga dalam rumah tangga saya," kisahnya.

Sementara, Kepala Desa Sukamakmur, Sofyan alias Yopi tidak memberikan penjelasan saat dikonfirmasi wartawan. "Itu privasi mas," katanya singkat melalui selulernya. (yud/eko/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...