Rabu, 23 Juni 2021 14:44

Paguyuban Sopir di Kediri Dukung Warga Tidak Mudik

Minggu, 09 Mei 2021 20:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Paguyuban Sopir di Kediri Dukung Warga Tidak Mudik
Para sopir mengampanyekan larangan mudik untuk mendukung kebijakan pemerintah. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Puluhan sopir yang tergabung dalam Perkumpulan Sopir Joyoboyo Nusantara (PSJN) dan Aliansi Pengemudi Indonesia (API) Kediri Raya menggelar aksi kampanye tidak mudik. Aksi tersebut untuk mendukung pemerintah yang melarang warga agar tidak mudik atau pulang kampung.

Kampanye jangan mudik tersebut dilakukan para sopir di depan terminal barang (terminal bus lama) Kota Kediri, yang merupakan tempat bongkar muat barang dari luar Kota Kediri.

Dalam aksinya, para sopir juga membentangkan spanduk berukuran besar, yang berisi imbauan agar tidak mudik dan selalu jaga kesehatan, untuk menekan penyebaran virus corona. Selain berkampanye untuk tidak mudik, para sopir juga membagikan takjil dan masker kepada pengguna jalan.

Andi Baharudin, koordinator aksi menjelaskan, aksi kampanye ini dilakukan sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang melarang warga untuk mudik lebaran.

BACA JUGA : 

Tanaman Padi ​Diduga Terserang Wereng Cokelat, Petani di Kediri Merugi

Dekatkan Sasaran, Vaksinasi Lansia Burengan Kota Kediri Digelar di Kelurahan

Libatkan Emak-Emak, Laskar Semut Gunung Kompak Bersihkan Gulma di Kebun Bibit Mranggen Kediri

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemkot Kediri Sasar Masyarakat Usia 18 Tahun ke Atas

"Jadi kami mengimbau kepada para driver dan juga pengendara yang lewat, agar jangan mudik dan selalu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid 19." ujarnya, Minggu (9/5).

Sedangkan Suyono, Ketua PSJN Kediri mengatakan, ada sekitar 2.000 paket takjil berisi makanan kecil dan minuman yang dibagikan kepada pengguna jalan. "Ini merupakan iuran kami para sopir untuk saling berbagi sekaligus mengampanyekan jangan mudik," terangnya.

Wahyudi, salah-satu pengendara yang menerima paket takjil mengaku senang dengan aksi para sopir yang membagi-bagikan takjil sekaligus memberikan imbauan agar tak mudik.

"Kami juga setuju dengan aksi para sopir yang mengimbau warga agar tidak mudik. Karena langkah tersebut diambil pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona," kata Wahyudi. (uji/rev)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Rabu, 23 Juni 2021 06:20 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perang Diponegero melawan penjajah Belanda menimbulkan korban luar biasa. Ribuan penjajah Belanda tewas. Begitu juga para pejuang Indonesia. Bahkan Belanda sempat kewalahan.Perang Diponegoro pecah karena penjajah Beland...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...