Kamis, 29 Juli 2021 09:42

Nekat Mudik, Sejumlah Mobil yang Melintas di Simpang Tiga Mengkreng Diminta Putar Balik

Sabtu, 08 Mei 2021 22:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Nekat Mudik, Sejumlah Mobil yang Melintas di Simpang Tiga Mengkreng Diminta Putar Balik
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf. Rully Eko Suryawan saat melakukan pemeriksaan terhadap salah satu mobil di Pos Pam Mengkreng. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dan Dandim 0809 Kediri Letkol. Inf. Rully Eko Suryawan melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan di Pos Pengamanan (Pam) Simpang Tiga Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Sabtu (8/5).

Saat melakukan pemeriksaan, kapolres terpaksa meminta beberapa mobil dari arah Surabaya untuk memutar balik karena tidak bisa menunjukkan surat pengantar yang diperlukan.

"Saat kami melakukan pemeriksaan terhadap pengguna jalan, kami mendapati sejumlah mobil yang tidak membawa surat pengantar dan terpaksa kami minta putar balik ke arah Surabaya. Ini tadi ada beberapa mobil yang terpaksa diputar balik," kata AKBP Lukman Cahyono, Sabtu (8/5).

Menurutnya, pengendara yang tidak ada keperluan dan mengantongi persyaratan sesuai aturan yang berlaku, harus putar balik.

BACA JUGA : 

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kediri Bagikan Sembako untuk Warga Pinggiran Eks Lokalisasi

Daging Kurban Dibagikan Door to Door oleh Bhabinkamtibmas

Edarkan Ratusan Ribu Pil Koplo, Kurir Ekspedisi Asal Surabaya Ditangkap Polisi

Polres Kediri Gelar Vaksinasi Umum Tahap Kedua

"Yang bisa bermobilitas hanyalah mereka yang memiliki keperluan jelas, contohnya kerja, kedukaan, maupun hendak berobat dan keperluan-keperluan yang sudah diatur dalam aturan mudik," terangnya.

Ditambahkan AKBP Lukman, pihaknya juga sempat menemukan satu mobil yang memuat 9 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih jauh, lanjut AKBP Lukman, ternyata mereka rombongan pekerja yang hendak pulang ke Kediri.

"Meski mereka semua adalah pekerja, karena berada dalam satu mobil, maka mereka diminta turun untuk dilakukan swab test. Bila hasil swab test menunjukkan reaktif, maka kami akan koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk membawa mereka yang reaktif ke rumah sakit rujukan," pungkasnya. (uji/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...