Rabu, 23 Juni 2021 14:48

Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, Kiai Asep Dianugerahi Penghargaan Tokoh Pendidikan Islam Kultural

Sabtu, 08 Mei 2021 15:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmat Saiful Aris
Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, Kiai Asep Dianugerahi Penghargaan Tokoh Pendidikan Islam Kultural
Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim menerima piagam penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Islam Kultural Jatim 2021 dari Direktur Eksekutif ARCI bertempat di IKHAC, Bendungan Jati, Sabtu (8/5).

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim mendapat penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Islam Kultural Jatim 2021 dari lembaga Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). Piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Baihaki Sirajt, Direktur Eksekutif ARCI bertempat di IKHAC, Bendungan Jati, Sabtu (8/5).

Dalam ARCI Awards dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional ini ada tiga kategori, yakni, Tokoh Pendidikan Islam Kultural Jatim, Tokoh Pendidikan Vokasi dan Kewirausahaan Jatim, dan Tokoh Literasi Millenial Jatim.

Menurut Baihaki, Kiai Asep Saifuddin Chalim sangat layak menerima anugerah penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Islam Kultural berdasarkan indikator kepedulian eksistensi pesantren dalam membentuk karakter santri yang siap menghadapi tantangan zaman.

"Santri yang ditempa dalam kalangan pesantren adalah semua generasi. Karena spirit dakwah pesantren bisa dirasakan oleh semua pihak, termasuk yang tidak nyantri secara full dalam lingkungan kompleks pesantren. Pentingnya Islam Kultural karena kemerdekaan Indonesia tak lepas dari perjuangan santri zaman dulu. Dan nilai-nilai dalam Islam sangat penting sebagai ruh pendidikan," bebernya.

BACA JUGA : 

Prof Kiai Miliarder Itu Pernah Jual Rokok Asongan di Terminal Joyoboyo Surabaya

Haflah Akhirussanah, Kiai Asep: 100 Lebih Santri Amanatul Ummah Diterima di PT Luar Negeri

​Bangun Rumah Janda Mojokerto yang Terbakar, Kiai Asep: Kita Harus Malu pada Ibu Gubernur Khofifah

Di Depan 200 Ulama, Kiai Asep Buka Rahasia Sukses Bisnis di Pesantren

"Kiai Asep dipilih karena memiliki pesantren terkemuka dan ketokohannya memang sangat mewarnai di Jawa Timur," tambahnya.

Sementara itu Kiai Asep mengaku kaget mendapatkan ARCI Awards, karena tidak mengenal lembaga tersebut.

"Terima kasih atas ARCI Awards yang sudah diberikan. Ketika saya memulai pendidikan, banyak yang menertawakannya. Namun kini, alhamdulilah hingga saat ini, saya bisa mempunyai santri sekitar 12.000, belum lagi mahasiswa S1, S2, bahkan hingga S3," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Kiai Asep juga menceritakan kiprah Istitut KH. Abdul Chalim (IKHAC). "Dalam 6 tahun ini, IKHAC sudah berhasil hingga S3, mungkin ini yang pertama di Jawa Timur. Sebelumnya pondok pesantren kami juga banyak menerima award atau penghargaan. Di antaranya adalah pada 2017 mendapat award The Most Favoriting School in Indonesia,” katanya.

Tidak hanya itu, pada 2018, tutur Kiai Asep, Amanatul Ummah juga mendapat pernghargaan The Best Tutoring System School in Indonesia. Lalu pada 2019, mendapat penghargaan sebagai Lembaga Pendidikan Modern Inspiratif Nomor Satu di Indonesia.

"Tahun ini (2020) mendapat The Exellent Quality Education of Twenty-twenty," pungkasnya. (ris/rev)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Rabu, 23 Juni 2021 06:20 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perang Diponegero melawan penjajah Belanda menimbulkan korban luar biasa. Ribuan penjajah Belanda tewas. Begitu juga para pejuang Indonesia. Bahkan Belanda sempat kewalahan.Perang Diponegoro pecah karena penjajah Beland...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...