Rabu, 04 Agustus 2021 13:43

​Soal Demo Buruh Pabrik Sepatu, Manajemen Janji Cairkan Gaji Sambil Ancam Begini

Jumat, 07 Mei 2021 20:15 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Eky Nurhadi
​Soal Demo Buruh Pabrik Sepatu, Manajemen Janji Cairkan Gaji Sambil Ancam Begini
Demo ratusan buruh menuntut gaji pokok bulanan di PT. Shou Fong Lastindo, Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro, Jumat (7/5/21) sekitar pukul 13:30 WIB.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Gelombang unjuk rasa oleh ratusan buruh untuk menuntut gaji pokok bulanan juga berlangsung di PT. Shou Fong Lastindo yang berada di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro, Jumat (7/5/21) sekitar pukul 13:30 WIB.

Sebelumnya pada Jumat pagi, aksi mogok kerja dan unjuk rasa juga dilakukan ratusan buruh PT. Shou Fong yang berada di Desa Bakung, Kecamatan Kanor. Para buruh menuntut manajemen segera mencairkan gaji pokok serta tunjangan hari raya (THR).

Aksi para buruh di dua pabrik padat karya pembuatan alas kaki sepatu tersebut berjalan aman dan tertib. Beberapa video yang viral di grup WhatsApp terdengar suara perempuan menyuarakan aspirasinya. Unjuk rasa di Pabrik Prayungan juga terlihat mendapat pengawalan seorang anggota polisi dan sejumlah security.

Menurut keterangan salah satu buruh berinisial M, pasca aksi unjuk rasa di Pabrik Prayungan, manajemen memberikan sinyal akan memberikan pencairan gaji para buruh. Rencananya baru akan dibayarkan pada tanggal 11 Mei lusa, bahkan sinyal pencairan gaji itu disertai dengan nada ancaman pemberhentian kerja.

BACA JUGA : 

Temui Pendemo Buruh PT New Era, Bupati Gus Yani Beri Waktu Seminggu Perusahaan Penuhi Tuntutan

Kebakaran Pabrik Sepatu PT ShouFong Lasindo Bojonegoro Disebabkan Korsleting Listrik

BREAKING NEWS: Pabrik Sepatu PT Shou Fong Lastindo Bojonegoro Kebakaran

Hore! Akhirnya Gaji Ribuan Buruh Pabrik Sepatu di Bojonegoro Cair

"Terakhir kalau masih mau masuk kerja, besok masuk. Kalau nggak ya tidak usah masuk. Untuk gaji tanggal 11 paling lambat," ujar M menirukan ucapan salah satu manajemen melalui grup WhatsApp yang dia ikuti.

Meski sudah ada kabar akan dicairkan gajinya, namun para buruh perempuan itu tetap bersikeras tidak akan masuk kerja, baik di Pabrik Desa Bakung, maupun Desa Prayungan. Menurut dia, pembayaran gaji ini terhitung telat.

"Kami berharap Pemerintah Bojonegoro ikut membantu memperjuangkan hak-hak kami, baik gaji maupun THR. Ibu Bupati, Disperinaker dan pihak-pihak terkait kami mohon bantuannya," pintanya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Welly Fitrama saat dikonfirmasi hasil investigasi di Pabrik PT. Shou Fong di Desa Bakung Jumat siang tadi belum memberikan jawaban. Pihaknya setelah mendapat informasi tentang adanya tuntutan dari para buruh langsung menurunkan tim ke lokasi. Namun, hingga berita ini ditulis dia belum memberikan keterangan hasilnya.

Diberikan BANGSAONLINE.com sebelumnya, ratusan buruh PT Shou Fong di Desa Bakung, Kecamatan Kanor melakukan aksi mogok kerja dan menyampaikan tuntutannya kepada manajemen terkait segera dicairkan gaji dan THR-nya.

Sebetulnya perusahaan sudah memberikan THR, namun nominalnya hanya senilai Rp 100 ribu. Nilai itu bagi para buruh tidak sebanding dengan jam kerja yang pulangnya hingga malam hari.

PT. Shou Fong ini di Bojonegoro ada dua tempat, yakni di Desa Bakung, Kecamatan Kanor serta di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo. Kedua pabrik ini satu atap dan satu manajemen. Gaji para buruh yakni senilai Rp 1.870.000 atau sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2019. Sesuai informasi, para buruh mendapatkan gajian selama dua kali dalam sebulan yakni awal dan akhir bulan. (nur/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...