Senin, 10 Mei 2021 15:13

Demam Belanja Jelang Lebaran hingga Timbulkan Kerumunan, Wabup Tuban: Itu Sulit Dihindari

Rabu, 05 Mei 2021 16:18 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Demam Belanja Jelang Lebaran hingga Timbulkan Kerumunan, Wabup Tuban: Itu Sulit Dihindari
Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Hari Raya Idulfitri sudah identik dengan pakaian baru dan kue lebaran. Hal tersebut membuat masyarakat berbondong-bondong menuju pusat perbelanjaan untuk memburu pakaian dan jajanan lebaran.

Akibatnya, sejumlah toko pakaian maupun makanan khas lebaran banyak diserbu warga, hingga membuat terjadinya penumpukan dan kerumunan masyarakat.

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein mengaku kesulitan dengan pola masyarakat yang sudah terbiasa belanja saat menjelang lebaran. Untuk itu, pihaknya meminta petugas gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol PP melakukan penyadaran kepada masyarakat dan manajemen pusat perbelanjaan.

"Memang menjelang lebaran seperti sekarang ini agak sulit penyekat kerumunan, karena keinginan masyarakat untuk berbelanja sudah begitu ekstrem. Tidak mungkin melarang warga untuk tidak belanja," ujar Noor Nahar Hussein kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (5/5/2021).

BACA JUGA : 

KONI Tuban Resmi Kukuhkan Tujuh Cabor Baru

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Bawa Pemudik Masuk Tuban, Sopir Travel Gelap Asal Malang Diisolasi

Wabup kelahiran Kecamatan Rengel ini meminta pengelola toko atau pusat perbelanjaan selalu menaati protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung. Selain itu, manajemen dapat melakukan pembatasan 50 persen dari kapasitas dan mengatur sirkulasi pengunjung untuk menghindari kerumunan. Pengunjung yang hadir di pusat perbelanjaan tidak boleh melebihi kuota 50 persen dari kapasitas, sehingga perlu dilakukan penjadwalan.

"Perlu dilakukan penjadwalan pengunjung, dan batas maksimal 50 persen dari kapasitas. Kalau sudah penuh bisa ditutup dulu, setelah lengang baru dibuka lagi," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika menemukan manajemen toko nakal yang tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Mulai sanksi teguran, administrasi, hingga penutupan izin usaha kalau melakukan kesalahan sama secara berulang-ulang.

"Sanksinya tegas, bisa sampai penutupan jika kesalahan dilakukan secara berulang-ulang," tegasnya.

Sekadar informasi, terjadi kerumunan massa di sejumlah pusat perbelanjaan di Tuban menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah. Masyarakat tampak memadati tempat perbelanjaan. (gun/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...