Ketua Kadin Kota Kediri Muhammad Sholikhin (kiri) saat menerima bendera pataka dari Ketua Kadin Provinsi Jawa Timur Adek Dwi Putranto. (foto: ist)
Sementara itu, di tengah pandemi ini, pihaknya terus memikirkan langkah strategis guna membuat UKM di Kota Kediri terus bangkit. Berangkat dari hal tersebut, dia berharap perekonomian Jawa Timur khususnya di Kota Kediri dapat segera pulih.
"Saya mencanangkan ekspor ala UKM, kita telah menjalin kerja sama di 5 benua dengan diaspora untuk mempermudah proses pengiriman barang kita ke luar negeri," terang Sholikin.
Menurutnya, pada tahun 2020 Kadin Kota Kediri telah membuat MoU dengan Berdi Australia Pty untuk ekspor produk UKM senilai US$500.484,95. Selain itu, dia juga sudah bekerja sama dengan beberapa diaspora, antara lain Australia, Belanda, Qatar, Laos, Mesir, dan Amerika Serikat.
Lebih lanjut, di tengah berjalannya proyek bandara di Kota Kediri, dia mengajak seluruh UKM di Kota Kediri untuk bersiap. "UKM kita harus siap, bandara internasional ini nanti akan membawa dampak yang luar biasa untuk perekonomian kita," tegas Solikin.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan santunan anak yatim. Total 150 anak yatim mendapatkan bantuan. Namun, mengingat kondisi pandemi, hanya 25 anak yang hadir untuk menerima santunan secara simbolis.
Turut hadir dalam acara tersebut, yakni Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Edi Darmasto, Perwakilan Kadin Indonesia, dan Forkopimda Kota Kediri. (uji/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




