Kamis, 24 Juni 2021 19:46

Ada Dua Versi Pilkades Mrandung, Masing-masing P2KD Klaim Pilkades yang Digelar Sah

Minggu, 02 Mei 2021 17:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Ada Dua Versi Pilkades Mrandung, Masing-masing P2KD Klaim Pilkades yang Digelar Sah
Tempat pencoblosan di TPS Dusun Gintongan yang digelar P2KD yang dipimpin Safari. foto: FAUZI/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Polemik Pilkades Serentak Kabupaten Bangkalan tahun 2021 belum usai. Kali ini, di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, muncul dua versi pilkades yang digelar oleh dua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD), Ahad (2/5). Dan masing-masing memiliki calon kades tersendiri.

Hasil pantauan BANGSAONLINE.com, Pemilihan Kepala Desa Mrandung digelar di dua tempat, yakni di Dusun Gintongan dan Dusun Mrandung.

Untuk pilkades yang digelar di Dusun Gintongan, Ketua P2KD-nya adalah Safari. Sedangkan cakadesnya ada dua orang, yakni Eko Nur Sukma dan Sumini Purwandari. 

Sementara untuk pilkades yang digelar di Dusun Mrandung, P2KD-nya diketuai oleh Yulianto, juga diikuti dua cakades, yaitu Hasip Husada dan Hj. Kholifah.

BACA JUGA : 

4 Hari 25 Orang Meninggal, Kiai Bangkalan Ini Patahkan Alasan Lebih Takut Allah daripada Corona

Satu Keluarga 5 Orang Meninggal, Kiai Ini Bilang Corona seperti Api Ganas Bantai Warga Bangkalan

Proem1 Siap Bantu Hijaukan Zona Merah Covid di Indonesia

DPRD Tuban Canangkan Pelaksanaan Pilkades Berbasis E-Voting

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Mrandung, Subairi, membenarkan adanya dua pilkades di desanya. Subairi mengungkapkan, kemelut pelaksanaan pilkades di desanya berawal dari pembubaran P2KD yang diketuai oleh Safari pada tanggal 19 Februari lalu oleh TFPKD (Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa). Menurut Subairi, pembubaran P2KD itu dilakukan secara sepihak oleh TFPKD.

"Bahkan BPD Mrandung juga diberhentikan sepihak oleh bupati pada 24 Februari, lalu dibentuk P2KD baru," ujar Subairi.

(Tempat pencoblosan di Dusun Mrandung yang digelar P2KD yang dipimpin Yulianto)

Ia menjelaskan, P2KD yang diketuai oleh Safari hari ini tetap melaksanakan pencoblosan sesuai jadwal pilkades meski telah dibubarkan. Alasannya, P2KD yang lama itu terbentuk sesuai peraturan bupati (perbup) dan ditetapkan oleh BPD Mrandung.

Sementara Safari, Ketua P2KD yang menggelar pilkades di Dusung Gintongan membenarkan dirinya tetap melaksanakan tahapan pilkades. Menurutnya, sampai saat ini pembentukan P2KD oleh BPD tidak ada pelanggaran. Karena itu, ia mempertanyakan alasan pembubaran yang dilakukan oleh TFPKD.

"TFPKD memberhentikan P2KD yang saya pimpin berdasarkan hasil PTUN, namun TPFKD belum memberikan salinan lampiran putusan, yang diberikan hanya nomer surat putusannya," ucapnya di TPS Gintongan.

Saat disinggung adanya putusan resmi dari PTUN, Safari menyatakan sampai sekarang pihaknya belum menerima putusan tersebut. "Bahkan masih ada beberapa agenda persidangan, belum ada putusan siapa yang salah atau yang benar," ujarnya.

Sementara Yulianto, Ketua P2KD yang menggelar coblosan di Dusun Mrandung, juga mengklaim pilkades yang dilaksakannya sah.

"Pilkades di Dusun Mrandung Desa Mrandung dimulai pada pukil 07.00 WIB. Sementara kehadiran yang melaksanakan pencoblosan sesuai tahapan," jelasnya.

Di sisi lain, anggota TFPKD Dr. Syafi saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Pilkades Mrandung yang sah adalah yang diselenggarakan oleh panitia resmi di Dusun Mrandung. Ia menjelaskan, surat suara yang sah adalah yang dilengkapi barcode, yakni yang digunakan di DPS Dusun Mrandung.

"Gak ada dua panitia, di Mrandung hanya ada satu panitia, dan sudah diberikan barcode pada surat suaranya," ujarnya melalui sambungan telepon. (uzi/rev)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...