Selasa, 15 Juni 2021 05:25

Komisi I Datangi Warga Semedusari Pasuruan Usai Bersitegang dengan Pihak TNI AL

Kamis, 29 April 2021 23:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fuad
Komisi I Datangi Warga Semedusari Pasuruan Usai Bersitegang dengan Pihak TNI AL
Eko Suryono saat membuka audiensi bersama warga.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan mendatangi warga Semedusari yang sempat bersitegang terkait lahan sengketa dengan TNI AL. Rombongan Komisi I yang dipimpin oleh Ketua Komisi Dr. Kasiman dan Sekretaris Komisi Eko Suryono itu tiba di Balai Desa Semedusari, Lekok, Pasuruan, Kamis (29/4/2021) sore.

Mereka sengaja mendatangi warga Semedusari setelah ketegangan mencuat di kawasan lahan sengketa Puslatpur TNI AL, Grati, Selasa (27/4/2021). Hal itu dipicu rencana pembangunan Pusat Latihan dan Pendidikan (Puslatdik) TNI AL di atas lahan sengketa. Sebagai bentuk protes, warga yang berasal dari sejumlah desa turun ke jalan.

Dalam aksinya, warga yang disebutkan berasal dari Desa Semedusari, Wates, dan Pasinan Kecamatan Lekok itu meminta aktivitas pembangunan dihentikan. Pasalnya, lahan di mana proyek itu dibangun banyak dimanfaatkan warga untuk bertani.

Menyikapi hal itu, Kasiman bersedia memfasilitasi keluhan warga tersebut dengan cara duduk bersama. Ia menyampaikan kepada warga supaya tetap beraktivitas seperti biasanya, sambil menunggu kebijakan dari pusat yang rencananya akan melaporkan kejadian ini.

BACA JUGA : 

Tak Terima Lahan Dibangun Pengurus Kampung, Penjaga Tanah Nyaris Baku Pukul

Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Prestasi Personel dan Warga Sipil Saksi Pengeroyokan Anggota TNI

Komplit! Dua DPO Pengeroyokan TNI AL di Bungurasih Berhasil Diringkus, Salah Satunya Mantan Santri

Ngaku Tanahnya Diklaim Orang, Ahli Waris Datangi Kantor Desa Bulukandang Minta Dimediasi

"Untuk persoalan warga dengan pihak TNI AL, nanti kita carikan solusi bagaimana baiknya ke depan, sekiranya tidak terjadi bentrokan antara warga dan TNI," kata Kasiman kepada BANGSAONLINE.com.

Ia juga memaparkan bahwa negara berdiri itu dilandasi empat unsur. "Ada rakyat, ada wilayah, ada pemimpin, dan ada undang-undang hukum yang berlaku," papar Kasiman.

Jadi menurutnya, terkait persoalan sengketa lahan ini tidak bisa serta merta ada penggusuran, pengusiran kepada warga. Karena menurut Kasiman, Desa Semedusari itu merupakan wilayah yang sudah tercantum di dokumen negara. "Jadi gak bisa main gusur," terangnya.

Pun juga dengan Eko Suryono, ia meminta kepada pemerintah baik pusat maupun daerah untuk memberikan pembatasan. "Kami itu hanya minta pembatasan, mana itu wilayah warga, mana itu wilayah latihan tempur, itu saja," kata Eko.

Sementara perwakilan warga, Jasman, melaporkan bahwa lahan tanaman mereka sudah habis diratakan oleh pihak TNI AL. Lahan tanaman yang dimaksud mereka meliputi tanaman rumput untuk pakan ternak mereka, tanaman kelor untuk penghasilan keseharian mereka, serta tanaman jagung dan lainnya, diratakan oleh pihak TNI.

Acara audiensi dengan warga itu juga dihadiri Wakil Ketua Komisi I Abu Bakar, beserta anggota Komisi I, meliputi Agus Suyanto, H. Ilyas, Tri Laksono, Zakaria dan anggota lainnya.

Sementara BANGSAONLINE.com berupaya menghubungi pihak TNI Angkatan Laut untuk konfirmasi terkait hal ini, namun belum berhasil hingga berita ini dimuat. (afa/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...