Rabu, 23 Juni 2021 14:45

Anggota DPR RI Sosialisasi UU Ciptaker di Hadapan Pelaku Usaha Jasa Konstruksi Bangkalan

Minggu, 25 April 2021 19:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Subaidah
Anggota DPR RI Sosialisasi UU Ciptaker di Hadapan Pelaku Usaha Jasa Konstruksi Bangkalan
H Syafiuddin saat sosialisasi UU Ciptaker di hadapan para pelaku jasa konstruksi.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Jasa konstruksi masih akan menghadapi beberapa tantangan di masa pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan H. Syafiuddin, S.Sos., Anggota Komisi V DPR RI, di hadapan para pelaku usaha jasa konstruksi di Madura, saat sosialisasi Omnibus Law atau UU Cipta Kerja (Ciptaker).

Menurut Syafiuddin, terbitnya UU Cipta Kerja bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usaha di bidang jasa kontruksi.

"UU No 11 tahun 2020 ini, merupakan penyederhanaan proses perizinan. Sehingga perizinan menjadi lebih mudah dan cepat. Sebelumnya, pelaku usaha membutuhkan rekomendasi izin dari pemerintah kabupaten. Namun, kini langsung kepada pemerintah pusat," ucapnya.

"Undang-Undang ini lebih sederhana, kalau yang kemarin itu dilakukan kewenangan oleh pemkab, kini, sesuai dengan rekomendasi pemerintah pusat," ujarnya di RM Joglo, Jl. Raya Keleyan, Kec. Socah, Kabupaten Bangkalan, Minggu (25/4/2021).

BACA JUGA : 

Aspirasi Unjuk Rasa, Syafiuddin Minta Pemerintah Lakukan Penanganan Covid-19 Sesuai Kearifan Lokal

Syafiuddin Khawatir Penyekatan Lumpuhkan Ekonomi: Jangan Generalisasi Warga Madura Penyakitan

Satu Keluarga 5 Orang Meninggal, Kiai Ini Bilang Corona seperti Api Ganas Bantai Warga Bangkalan

Proem1 Siap Bantu Hijaukan Zona Merah Covid di Indonesia

"Setidaknya ada 6 kemudahan yang diperoleh masyarakat dan pelaku usaha melalui undang-undang ini. Salah satunya adalah penghapusan izin usaha jasa konstruksi, hanya perlu sertifikat keahlian," terang politikus PKB ini.

Oleh sebab itu, ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan dorongan kepada pelaku usaha asli pribumi untuk bersaing dengan pelaku usaha tingkat nasional. Sehingga, pertukaran ekonomi di Madura khususnya Bangkalan dapat bergerak.

"Kalau jasa rekonstruksi dilakukan oleh orang Madura asli, maka itu akan berdampak pada pertukaran ekonomi yang juga akan kembali kepada masyarakat. Kami siap mendorong, agar pelaku usaha di Madura dapat berkompetisi dengan pelaku usaha nasional," pungkasnya. (ida/uzi/ian)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Rabu, 23 Juni 2021 06:20 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perang Diponegero melawan penjajah Belanda menimbulkan korban luar biasa. Ribuan penjajah Belanda tewas. Begitu juga para pejuang Indonesia. Bahkan Belanda sempat kewalahan.Perang Diponegoro pecah karena penjajah Beland...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...