Senin, 10 Mei 2021 03:09

PSB, DPRD Sumenep Minta Sekolah Transparan Sampaikan Rincian Biaya ke Wali Murid

Kamis, 15 April 2021 22:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
PSB, DPRD Sumenep Minta Sekolah Transparan Sampaikan Rincian Biaya ke Wali Murid
Samiudin, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Samiudin, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep meminta pihak sekolah memberikan rincian biaya secara transparan dan memperhatikan kemampuan para wali murid selama pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB). Sebab, saat ini kondisi masih pandemi Covid-19, di mana masyarakat terkendala secara ekonomi.

“Diharapkan sekolah harus terbuka dan transparan dengan mencantumkan biaya yang harus dikeluarkan siswa secara rinci, seperti biaya pembangunan, seragam, dan sebagainya, sehingga siswa dan orang tuanya akan mempertimbangkan kemampuannya untuk masuk ke sekolah tersebut," ungkapnya, Kamis (15/04/21).

Sebab, ia mendapat informasi ada sejumlah sekolah yang baru mengumumkan biaya yang harus dilunasi setelah siswa dinyatakan diterima. Siswa diharuskan membayar biaya dengan nominal yang telah ditetapkan, dengan waktu yang ditentukan. Ketika tidak bisa membayar, maka pihak sekolah bisa membatalkan penerimaan dan siswa tersebut akan diganti dengan siswa yang mampu membayar.

"Hal ini merupakan sesuatu yang tidak fair terhadap siswa. Hanya kendala biaya yang mendesak untuk segera melunasi dan tidak ada kebijakan untuk mengangsur beberapa bulan dan semacamnya, tentu merupakan bentuk ketidaktransparansian sekolah," tegas politikus PKB ini.

BACA JUGA : 

Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Bupati Sumenep: Tingkatkan Kepekaan dan Kewaspadaan

Merasa Dipermainkan, BPD Kalimo'ok Laporkan Pemdes Setempat ke Bupati Sumenep

Safari Ramadhan, Upaya Bupati Sumenep untuk Pererat Silaturahim dengan Ulama

Libatkan Aktivis KIM​, Diskominfo Sumenep Gelar Peringatan Malam Nuzulul Quran

“Mestinya, sejak awal mencantunkan berapa nominal biaya melalui surat edaran, sehingga ketika siswa mau mendaftar di sekolah tersebut sudah mempertimbangkan bersama kemampuan orang tuanya,” tandasnya.

Samioedin berharap, sekolah negeri dan sekolah favorit di Sumenep tetap memperhatikan kemampuan siswa berprestasi. Bukan cuma siswa yang hanya bisa membayar. 

Ia mengakui, masuk di sekolah berkualitas pasti akan ada biaya yang harus dibayar. "Namun yang terpenting harus transparan dan terukur. Sehingga sekolah berkualitas tersebut tidak hanya milik orang mampu, sementara yang memiliki kemampuan terbatas juga bisa mengenyam pendidikan dengan baik," katanya.

“Apalagi saat ini sudah banyak program pemerintah untuk pendidikan seperti beasiswa melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan sebagainya, untuk menunjang biaya sekolah bagi siswa kurang mampu,” pungkasnya. (aln/rev)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...