Rabu, 12 Mei 2021 02:12

Banyuwangi Geger! Dijanjikan Keuntungan 50%, Ratusan Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Rabu, 07 April 2021 21:53 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Teguh Prayitno
Banyuwangi Geger! Dijanjikan Keuntungan 50%, Ratusan Korban Investasi Bodong Lapor Polisi
Indah, salah satu korban yang juga merupakan tetangga ZR, saat melapor ke Polresta Banyuwangi, Rabu (7/4/2021). foto: Teguh Prayitno/ BANGSAONLINE.com

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com – Warga Banyuwangi kini geger. Warga wilayah ujung paling timur pulau Jawa itu tertipu ZR alias Icha Blonde. Mereka menjadi korban investasi bodong berkedok trading bernilai miliaran rupiah.

Warga kabupaten yang dipimpin Bupati Ipuk itu berbondong-bondong mendatangi Mapolresta Banyuwangi. Mereka melaporkan ZR, warga Kelurahan Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Rabu (7/4/2021).

Dari informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, modus dugaan penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan ZR alias Icha Blonde ini memakai cara-cara yang menggiuarkan. Yaitu mengajak korbannya untuk berinvestasi sejumlah uang kepadanya. ZR menjanjikan memberikan keuntungan 50% hanya dalam sepekan.

BACA JUGA : 

H-2 Lebaran, Kakorsabhara Polri Pantau Pos Penyekatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Klaster Tarawih di Banyuwangi Jadi 64 Orang, Dusun Yudomulyo Lockdown

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

Polresta Banyuwangi Salurkan 1.475 Kg Beras Zakat Fitrah

"Awalnya lancar pada 4 bulan pertama, kita diberi 50% keuntungan. Tetapi beberapa bulan terakhir ini macet," kata Indah, salah satu korban yang juga merupakan tetangga ZR.

Dalam kasus ini, lanjut Indah, dirinya mengaku mengalami kerugian Rp 45 juta. Namun, selain dirinya juga banyak orang lain yang telah menjadi korban. Termasuk puluhan tetangga ZR lainnya, dan ratusan orang dari dalam maupun luar kota Banyuwangi.

"Saya di sini juga mewakili 28 korban lainya yang juga tetangga ZR untuk melaporkan kasus penipuan ini. Jika ditotal sekampung ruginya Rp 750 juta. Di luar itu mungkin lebih, karena beberapa waktu lalu kuasa hukum ZR menyebut ada Rp 4,6 Miliar total uang para member yang belum terbayarkan," ungkap Indah sembari menunjukkan bukti pelaporannya.

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP Mustijat Piyambodo melalui Kanit Harda Polresta Banyuwangi Iptu Didik Hariyanto mengatakan, polisi akan segera menindak lanjuti laporan para korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh ZR. "Akan segera kami tindak lanjuti," janji Didik.

Dari pantauan BANGSAONLINE.com sementara ini terdapat tiga orang korban yang datangi Mapolresta Banyuwangi untuk melaporkan kasus investasi bodong tersebut.

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...