Senin, 17 Mei 2021 23:46

Kunjungi Gapoktan Mulyo Asri, Gubernur Khofifah Apresiasi Petani Ngawi

Senin, 05 April 2021 20:15 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Kunjungi Gapoktan Mulyo Asri, Gubernur Khofifah Apresiasi Petani Ngawi
Gubernur Jatim Khofifah saat kunjungan kerja di Gapoktan Mulyo Asri, Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengadakan kunjungan ke Gapoktan Mulyo Asri yang berada di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi Kota, Senin (05/04).

Orang nomor satu di Pemprov Jawa Timur tersebut disambut oleh Suparno, Ketua Gapoktan Mulyo Asri di gudang penyimpanan gabah. Khofifah langsung melihat secara dekat tumpukan gabah kering dan sistem pengeringan gabah (driyer) yang ada di gudang Gapoktan tersebut.

Dalam konferensi persnya, Gubernur Khofifah memberikan apresiasi pada petani Ngawi. Hal tersebut terkait dengan luasan lahan pertanian di Ngawi yang merupakan nomor 3 di Jawa Timur, akan tetapi untuk produksi beras berada di urutan nomor 2.

"Produksi beras Jawa Timur merupakan tertinggi di tingkat nasional dan salah satunya dari Ngawi. Terima kasih untuk petani Ngawi," jelas Khofifah di depan awak media.

BACA JUGA : 

Forkopimda Jatim Ikuti Zoom Meeting Bersama Presiden RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya

Raih Akreditasi A, Khofifah Berharap ​BPSDM Jatim Bisa Cetak ASN Kompetitif dan Profesional

Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka, Gubernur Khofifah Minta Sekolah Bentuk Tim Satgas Covid-19

Gubernur Khofifah Tinjau Penerapan Prokes Jatim Park 3 dan Taman Selecta Batu

Ia sengaja mengunjungi beberapa titik daerah yang dikenal sebagai penyuplai beras. Hal tersebut terkait dengan menjaga harga sembako menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Sebelum di Ngawi, ia menyempatkan berkunjung ke Magetan dan melihat secara langsung para petani yang sedang memanen padi.

"Sebelum di Ngawi, saya di Magetan dan melihat masih banyak para petani yang memanen secara manual. Ini sangat mempengaruhi penyerapan gabah dari petani ke Bulog," terangnya.

Sebab, dari Bulog melakukan pengetatan penyerapan gabah dari petani. Gabah hasil panen harus memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditentukan oleh Bulog. Dengan adanya persyaratan tersebut, Khofifah mengajak para petani Ngawi untuk berbenah, agar gabah dari petani dapat terserap oleh Bulog. Dengan diterimanya gabah dari petani ke Bulog yang berarti untuk kestabilan harga dapat terkontrol.

"Yang pasti, untuk beras sampai hari raya kondisinya surplus, berarti harga akan normal," urainya.

Sebelum Ramadan tiba, Khofifah akan mengumpulkan perwakilan dari gapoktan yang selama ini merupakan penyuplai beras terbesar di Jawa Timur.

"Terkait dengan menjaga kestabilan harga sembako saat menjelang bulan Ramadan tiba, sampai saat ini harga sembako masih stabil. Hanya cabe yang agak sedikit masih tinggi," pungkasnya. (nal/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Senin, 17 Mei 2021 18:27 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Munculnya buzzer dan influencer dalam media sosial (medsos) mengungkap realitas sosial keagamaan secara telanjang. Fenomena ini terlihat dari konten atau narasi yang diproduksi para buzzer dan influencer. Umpatan kasar...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...