Rabu, 12 Mei 2021 03:10

Ngaku Dokter, Pemuda Asal Gresik Tiduri Seorang Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo dan Peras Uangnya

Senin, 05 April 2021 18:45 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Ngaku Dokter, Pemuda Asal Gresik Tiduri Seorang Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo dan Peras Uangnya
Pelaku saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - MK (25), Warga Desa Pacuh RT 9 RW. 4, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik yang mengaku sebagai dokter spesialis bedah, memeras ibu rumah tangga berinisial LM (27), Warga Buduran, Sidoarjo.

Berawal dari kenalan lewat medsos, kemudian MK berjanji akan menikahi LM lalu diajak berhubungan intim di salah satu hotel di Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol M. Wahyudin Latif menceritakan perkara asusila serta pemerasan yang berhasil diungkap Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo tersebut. Awal kejadian itu bermula saat keduanya berkenalan lewat Facebook. Korban LM mengenal pelaku setahun yang lalu.

"Sudah kenal lewat Facebook setahun yang lalu, kemudian nyambung lagi, seminggu sebelum kejadian," kata Wahyudi melalui telepon selulernya, Senin (5/4/2021).

BACA JUGA : 

Polsek Balongbendo Berhasil Amankan Ratusan Ribu Pil Dobel L

Jalin Tali Silaturahmi, ​Pengurus LDII Krembung Silaturahmi ke Kapolsek

Penyekatan Hari Keempat, Pemudik Mulai Berkurang

Laksanakan Pengamanan, Upaya Berikan Rasa Aman Umat Kristen Dalam Beribadah

Pada seminggu sebelum kejadian, pelaku menghubungi korban kembali melalui Facebook dan bertukar nomor WhatsApp (WA). Saat bertukar nomor WhatsApp, pelaku MK menyanggupi akan memberi uang jika ketemu dan juga janji akan menikahi korban. Tak hanya itu, pelaku juga mengaku sebagai dokter.

"Pelaku juga ngaku sebagai dokter, padahal korban ini sudah berkeluarga," tambah Wahyudin.

Karena tergiur janji pelaku LM, korban menuruti apa saja permintaan pelaku. Sebelum bertemu, pelaku MK minta dikirimi foto telanjang korban. Korban pun menuruti permintaan pelaku, dan sempat mengirimkan foto-foto telanjang kepada pelaku.

Setelah mengirim foto telanjang, tiga hari kemudian korban bertemu di sebuah hotel di Sidoarjo. Pada saat bertemu, pelaku dan korban mencari tempat untuk check in dan juga sempat ke hotel lainnya. Saat tiba di hotel kedua tersebut, pelaku dan korban merasa tidak cocok dan kembali lagi ke hotel yang pertama untuk melakukan check in. Selama satu jam, korban LM dan pelaku MK berada di hotel tersebut dan sempat melakukan hubungan intim.

"Setelah bertemu untuk pertama kalinya, akhirnya korban merasa takut diketahui suaminya dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pelaku," terang Wahyudin.

Karena pelaku MK tidak mau mengakhiri hubungan tersebut, pelaku mengancam korban akan menyebarkan foto telanjang korban LM ke teman-teman korban. Bahkan, pelaku sempat mengirimkan foto telanjang tersebut kepada salah satu teman korban.

Selain itu, pelaku MK juga meminta uang ke korban sebesar Rp7,5 juta, supaya foto tersebut tidak disebarkan kembali. Korban menghubungi pelaku, bahwa korban hanya mempunyai uang Rp2 juta. Pada hari Sabtu (20/3/2021), korban menyerahkan uang tersebut di SPBU Jenggolo, Sidoarjo. Namun sebelum menyerahkan uang itu, korban LM melaporkan kejadian asusila dan pemerasan itu ke Polresta Sidoarjo.

"Saat menyerahkan uang itulah, anggota langsung menangkap pelaku. Pelaku langsung dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelas Wahyudin. (cat/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...