Jumat, 07 Mei 2021 23:29

Ini Taksir Kerugian Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan

Rabu, 31 Maret 2021 19:41 WIB
Editor: MMA
Ini Taksir Kerugian Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan
Kilang minyak milik PT Pertamina di Balongan Indramayu Jawa Barat yang terbakar, Senin (29/3/2021) dini hari. Foto: liputan6.com/BPBD Indramayu)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Kilang minyak Pertamina yang berada di Balongan Kabupaten Indramayu Jawa Barat terbakar dan meledak, Senin (29/3/2021) dini hari. Kilang minyak ini beroperasi sejak 1994 dan merupakan salah satu kilang minyak terbesar di Asia Tenggara ini.

Berapa kerugian akibat kebakaran itu? Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mencatat, kerugian yang dialami Pertamina akibat terbakarnya Kilang Balongan cukup besar. "Angka pasti saya enggak bisa jawab, karena saya enggak punya datanya. Perkiraan bisa ratusan miliar, tapi angka pasti saya nggak bisa jawab," kata Fabby dikutip okezone.com, Rabu (31/3/2021)

Hitungan Fabby didasari pada jenis-jenis kerugian yang dialami Pertamina. Pertama, distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berhenti sementara. Pemberhentian produksi sendiri disebabkan empat tangki penyimpanan BBM dilalap api seperti, tangki T-301, -301G, T301-F, dan T-301E. Secara keseluruhan ada 72 tangki di Kilang Balongan.

"Yang jelas, kalau kita menghitung kerugiannya itu, satu, kerugian akibat minyak yang terbakar. Kan itu ada empat tangki ya, yang terbakar. Ada tangki yang terbakar, maka di situ ada minyak yang siap untuk di jual atau didistribusikan. Satu kerugiannya itu," katanya.

BACA JUGA : 

Gempa Bumi di Malang, Kiai Asep Ajak Para Kiai Muhasabah dengan Ayat Ini

​Kiai Asep Minta Para Ulama Merenung Atas Terbakarnya Kilang Minyak Pertamina

Tanggapan Syuriah PBNU soal Usul Penulis Buku Ahok agar MUI Beri Fatwa Boleh Tak Puasa saat Corona

​Gaji Mahathir Mohamad Rp 74,8 Juta, Gaji Jokowi Rp 62.740 Juta

Kedua, kerugian infrastruktur. Usai kebakaran itu, perseroan negara harus menggelontorkan dana untuk pembagunan kembali empat tangki dan peralatan pendukung lain.

Ketiga, kerugian karena adanya biaya untuk melakukan pemadaman. Dana pemadaman diperkirakan cukup besar. Kemudian kerugian akibat terhentinya operasi kilang selama beberapa hari mendatang.

"Kata pertamina 5 hingga 6 hari, tapi saya memperkirakan bisa lebih daripada itu, apalagi akan ada investigasi. Sementara investigasi bisa dilakukan jika semuanya padam. Lalu butuh beberapa hari bagi polisi untuk melakukan olah TKP, selama proses itu, kilang mungkin tidak berjalan. Artinya, selama kilang tidak berjalan, maka penerimaan dari kilang akan berkurang karena tidak ada produksi," kata Fabby.

Terakhir adalah kerugian dari selisih harga biaya impor BBM. Fabby menilai, Pertamina harus melakukan impor untuk menutupi 125.000 per barel per hari. Langkah ini seiring dengan berhentinya pendistribusian minyak. "Walau sekarang masih aman cadangan pasokan BBM, tapi kedepan kemungkinan impor, nah ada biaya tambahan impor," katanya.

Sementara Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak mau komentar banyak saat ditanya tentang kerugiannya. “Sedang direksi hitung. Bisa ditanyakan itu," ujar Ahok saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (31/3/2021). (tim)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...