Kades bersama warga dalam kegiatan gropyokan tikus. (foto: ist)
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Guna mengendalikan hama tikus di area persawahan, para petani di Dusun Manggong, Desa Paras, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan gropyokan secara gotong royong, Jumat (26/3/2021).
Suprapto, Kades Paras menjelaskan bahwa pihaknya sengaja melakukan pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan karena lebih aman dibanding dengan memakai aliran listrik.
BACA JUGA:
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
- Gandeng Kejari, Pemkab Ngawi Perkuat Payung Hukum Program Strategis Daerah
"Kami mendukung kegiatan gropyokan tikus ini selain memang aman juga mencerminkan kegotongroyongan dalam menghadapi masalah hama tikus di sawah," jelas Suprapto kepada BANGSAONLINE.com.
Kalau sebelumnya di wilayah Kecamatan Pangkur petani setempat banyak menggunakan aliran listrik guna memerangi hama tikus namun sudah dilarang, maka untuk menyiasatinya para petani kini beralih ke sistem gropyokan secara bersama-sama.
Melihat antusias warga, aparat dari kepolisian dan TNI pun ikut serta dalam kegiatan tersebut. Tentunya kegiatan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.
"Dari kegiatan yang dilakukan, protokol kesehatan khususnya 5M telah diterapkan," ujar AKP Subandi, Kapolsek Pangkur. (nal/sof/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




